PLN Siapkan SPKLU Tipe Fast Charging dengan Nilai Rp 900 Juta

PT PLN (Persero) akan segera merilis Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di beberapa titik di Jakarta.

Lita Febri
Plt. Direktur Utama PLN, Sripeni Inten saat di acara penandatanganan kerjasama dengan 20 perusahaan di Auditarium Bj Habibie BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PLN (Persero) akan segera merilis Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di beberapa titik di Jakarta.

Sayangnya, Plt. Direktur Utama PLN, Sripeni Inten tak mengungkap berapa banyak SPKLU yang akan dirilis.

SPKLU yang tengah dibangun PLN nantinya akan memiliki beberapa tipe yakni low, medium dan fast charging.

Baca: Percepat Program Kendaraan Listrik, PLN Gandeng Sejumlah Stakeholder Untuk Bangun SPKLU

Investasi untuk fast charging yang dapat mengisi baterai kendaraan dalam waktu 30 menit tersebut mencapai Rp 900 juta.

Petugas menunjukkan pemakaian stasiun penyedia listrik umum (SPLU) Beji Lintar pada pameran Indonesia Business & Development (IBD) Expo 2016 di JCC, Jakarta, Sabtu (10/9/2016). Pameran yang digelar 8-11 September 2016 ini adalah forum bisnis dan pameran dagang berskala internasional yang merupakan manifestasi semangat dan solidaritas komunitas bisnis Indonesia, terutama BUMN. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Petugas menunjukkan pemakaian stasiun penyedia listrik umum (SPLU) Beji Lintar pada pameran Indonesia Business & Development (IBD) Expo 2016 di JCC, Jakarta, Sabtu (10/9/2016). Pameran yang digelar 8-11 September 2016 ini adalah forum bisnis dan pameran dagang berskala internasional yang merupakan manifestasi semangat dan solidaritas komunitas bisnis Indonesia, terutama BUMN. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

"Kalau yang fast charging saat ini masih Rp 900 jutaan. Masih mahal ya. Makanya inilah yang kita harus dorong untuk kendaraan listrik diproduksi di Indonesia. Kami tadi dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dan Len Industri bicara mengenai SPKLU, kerjasamanya di sana nanti," tutur Inten saat di acara penandatanganan kerjasama dengan 20 perusahaan BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).

Tahap awal pembuatan SPKLU akan berfokus untuk pengisian kendaraan roda dua.

Sementara untuk kendaraan roda empat atau mobil masih dipelajari lebih lanjut.

"Untuk saat ini masih untuk kendaraan roda dua, itu yang akan kita garap dulu karena mobil ini masih proses. Kalau kendaraan roda dua seperti Gesit dan Viar kita sudah," tambah Plt. Direktur Utama PLN.

Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved