Pemerintah Bakal Kembangkan Tiga Bandara di Maluku

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengembangkan tiga bandara di provinsi Maluku.

Pemerintah Bakal Kembangkan Tiga Bandara di Maluku
TRIBUNNEWS.COM/RIA A
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai bertemu dengan Gubernur, para walikota dan bupati Provinsi Maluku 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengembangkan tiga bandara di provinsi Maluku.

Ketiga bandara itu, yaitu Bandara Banda Neira di Maluku Tengah, Bandara Mathilda Batlayeri Saumlaki di Kepulauan Tanimbar dan Bandara Dobo di Kepulauan Aru.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai menggelar rapat soal pembangunan infrastruktur transportasi dengan Gubernur Maluku Murad Ismail dan sejumlah Bupati dan Walikota Se-Provinsi di kantornya, Selasa (12/11/2019).

“Saya berinisiatif untuk mengundang Gubernur, Bupati dan Walikota di Provinsi Maluku untuk mendengar dan berdiskusi terkait apa-apa masalah yang dihadapi rekan-rekan di daerah," kata Budi.

Budi menjelaskan, Kemenhub akan membangun dan mengembangkan Bandara Banda Neira Kabupaten Maluku Tengah, Bandara Mathilda Batlayeri Saumlaki di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Bandara Dobo di Kabupaten Kepulauan Aru yang selama ini hanya bisa didarati oleh pesawat kecil yang biasa melayani rute perintis.

Di Bandara Neira, akan ada perpanjangan landasan pacu menjadi 1.400 meter.

Baca: Kemenkominfo, Kemenkumham, Ombudsman Sampai kemekumham, Ini Formasi CPNS 2019 Lokasi di Maluku

“Ada permintaan untuk memperpanjang runway bandara di Pulau Banda yang kita kenal dengan Banda Neira. Sekarang ini panjang runway baru 1000 – 1200 meter. Kita usahakan diperpanjang menjadi 1400 meter agar pesawat ATR-72 bisa mendarat disana,” jelasnya.

Selain itu, Menhub mengatakan ada usulan dari Pemda Maluku untuk melakukan pembangunan bandara di Kabupaten Seram Barat dan Kabupaten Seram Timur.

Terkait usulan ini Menhub akan mengkajinya terlebih dahulu. Dia akan menugaskan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk melakukan survey terkait permintaan tersebut.

Sebagai informasi, saat ini di Provinsi Maluku memiliki 12 bandara dengan 8 rute perintis, dan 7 rute komersial.

Pemerintah telah mengeluarkan Perpres Nomor 21 Tahun 2018 terkait strategi nasional percepatan pembangunan daerah tertinggal, yang salah satunya adalah Provinsi Maluku.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved