Kunker ke Bali, Menhub Budi Karya Asyik Belajar Main Gong

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke provinsi Bali, Jumat (15/11/2019).

Kunker ke Bali, Menhub Budi Karya Asyik Belajar Main Gong
TRIBUNNEWS.COM/RIA A
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Bali Wayan Koster memainkan alat musik tradisional Bali 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke provinsi Bali, Jumat (15/11/2019).

Kunjungannya ke pulau Dewata itu untuk mengecek progres pengembangan sejumlah infrastruktur transportasi, seperti Bandara Bali Utara di Kabupaten Buleleng dan Pelabuhan Benoa di Denpasar.

Mengenakan kemeja putih, Budi tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai pukul 09.30 WITA.

Dia ditemani Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H Purnomo, dan disambut oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Direktur Utama AP I Faik Fahmi, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung dan pejabat terkait.

Dia sempat menggelar rapat internal di Pelabuhan Benoa. Setelah 1,5 jam berdiskusi soal pengembangan infrastuktur transportasi, Budi langsung menghampiri tim pemain musik tradisional yang berada di dekat pintu kedatangan.

Personel Elek Yo Band itu langsung mengambil gong dan memukul alat musik itu sesuai irama yang dimainkan para pemain musik lainnya. Gubernur Bali Wayan Koster ikut menemaninya bermain musik selama 5 menit.

Baca: Buntut Bom di Medan, Menteri Budi Karya Inginkan Proses Rekrutmen Ojek Online Harus Diperketat

"Pagi ini saya memang sengaja berjanji ke Pak Gubernur untuk bahas pengembangan Pelabuhan Benoa. Saya terima kasih kepada gubernur yang sudah mendukung pembangunan Benoa," kata Budi Karya di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Jumat (15/11/2019).

Budi menjelaskan, nantinya ada pelebaran jalur dari 200 meter menjadi 330 meter. Kemudian akan dilakukan pelebaran Turning Basin dari diameter 420 meter menjadi 500 meter.

Diharapkan dengan pengembangan Pelabuhan Benoa itu bsia mendatangkan kapal cruise besar berkapasitas 1.000 penumpang, sehingga bisa semakin mendongkrak pariwisata di Bali.

"Harapannya kita akan melakukan lebih profesional, sehingga Bali sebagai destinasi wisata tambah hebat. Kemenhub memberikan support yang penuh kepada pemda untuk mengembangkan Benoa," pungkasnya.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved