Karya Anak Bangsa

Wow Inovasi Terbaru dari Karya Anak Bangsa untuk Tingkatkan Pertumbuhan UMKM!

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Komenkop UKM) pada 2017, Indonesia memiliki 59,2 juta pelaku UMKM. Tak hanya itu, berd

BizzInsight
Wow Inovasi Terbaru dari Karya Anak Bangsa untuk Tingkatkan Pertumbuhan UMKM!
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ilustrasi warung makanan. 

TRIBUNNEWS.COM - Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Komenkop UKM) pada 2017, Indonesia memiliki 59,2 juta pelaku UMKM. Tak hanya itu, berdasarkan data tersebut, sekitar 3,79 juta UMKM sudah memanfaatkan platform online dalam memasarkan produknya.

Menariknya, pada 2018, jumlah UMKM yang melek digital terus bertambah. Berdasarkan catatan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada 2018 mencatat, terdapat 6,4 juta UMKM yang sudah online. Bahkan angka tersebut diprediksi akan terus bertambah di 2019.

Tak hanya pemerintah yang terus mendorong agar pelaku UMKM melek digital. Namun, pihak swasta juga begitu gencar mendorong pelaku UMKM agar melek digital dan dapat meningkatkan pendapatannya.

Salah satu yang cukup gencar untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM adalah Gojek. Perusahaan Karya Anak Bangsa tersebut meluncurkan Pojok Swadaya yang dilengkapi dengan Pengintegrasian Fitur GoPay di super-app mitra driver.

Selain dapat meningkatankan pendapatan pelaku UMKM, Pojok Swadaya bertujuan untuk menekan angka pengeluaran mitra Gojek.

“Mitra driver adalah bagian penting dalam ekosistem Gojek. Hadirnya Pojok Swadaya dan Pengintegrasian Fitur GoPay merupakan salah satu upaya kami untuk menjawab aspirasi dan menawarkan kemudahan melalui teknologi,” ujar Vp of Operations Jabodetabek Gojek, Gede Manggala di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Dalam inovasi tersebut, salah satu pelaku UMKM kuliner yang tergabung di Pojok Swadaya, Fitri mengatakan, mengalami peningkatan jumlah pengunjung di warung miliknya.

“Sejak saya bergabung menjadi merchant Pojok Swadaya, warung saya makin banyak pembeli, terutama mitra driver Gojek,” kata Fitri.

(ki-ka) VP of Operations Jabodetabek Gojek Gede Manggala,  Merchant Pojok Swadaya Fitri, dan Mitra driver Gojek Billy, pada peluncuran Pojok Swadaya di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2029). Gojek meluncurkan ribuan Pojok Swadaya demi menekan pengeluaran mitra Gojek dan membantu perekonomian pelaku UMKM Indonesia.  Pojok Swadaya berada di lokasi-lokasi strategis di tempat mitra driver biasa beristirahat atau sedang menunggu pesanan dari konsumen. Inovasi tersebut juga dilengkapi dengan Pengintegrasian Fitur GoPay di aplikasi super-app mitra driver. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
(ki-ka) VP of Operations Jabodetabek Gojek Gede Manggala, Merchant Pojok Swadaya Fitri, dan Mitra driver Gojek Billy, pada peluncuran Pojok Swadaya di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2029). Gojek meluncurkan ribuan Pojok Swadaya demi menekan pengeluaran mitra Gojek dan membantu perekonomian pelaku UMKM Indonesia. Pojok Swadaya berada di lokasi-lokasi strategis di tempat mitra driver biasa beristirahat atau sedang menunggu pesanan dari konsumen. Inovasi tersebut juga dilengkapi dengan Pengintegrasian Fitur GoPay di aplikasi super-app mitra driver. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) (Wartakota/Angga Bhagya Nugraha)

Selain Fitri, mitra driver Gojek, Billy mengatakan, inovasi tersebut sangat membantunya dalam menekan angka pengeluaran. Pasalnya perusahaan Karya Anak Bangsa memberikan diskon khusus driver di Pojok Swadaya.

“Perusahaan paling paham memang apa yang dibutuhkan oleh kami para mitranya. Bayangkan, harga satu porsi bisa dapat dua. Saya merasa sangat terbantu dengan hadirnya Pojok Swadaya,” kata Billy.

Fitri menambahkan, ia merasakan kemudahan dalam melakukan transaksi. Pasalnya dalam transaksi di Pojok Swadaya, konsumen dan penjual memanfaatkan GoPay sebagai alat pembayaran.  Bahkan, hingga saat ini, sudah terdapat 1.200 Pojok Swadaya di Indonesia dengan lokasi yang sangat strategis.

Menurut riset yang dilakukan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) pada 2019 memaparkan, mitra Gojek merasakan manfaat dari aplikasi tersebut. Pasalnya berdasarkan riset tersebut 76% mitra mengaku optimis dapat memiliki tabungan yang cukup, 83% mitra mengaku dapat menyekolahkan anak-anaknya, dan 87% mitra dapat menghidupi keluarga dengan layak.

Selain itu, Karya Anak Bangsa juga gencar untuk meningkatkan kemampuan para mitra melalui Bengkel Belajar Mitra (BBM). Melalui BBM, para mitra mendapatkan pelatihan dan pengembangan soft skill untuk meningkatkan taraf hidup mitra.

Penulis: Dea Duta Aulia

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved