Bos Jasa Marga Mangkir, Kementerian BUMN Terima Surat dari KPK

Erick Thohir meminta Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bos Jasa Marga Mangkir, Kementerian BUMN Terima Surat dari KPK
WARTA KOTA/henry lopulalan
ERIK TOHIR DATANG KE ISTANA KEPRESIDENAN---Pengusaha Erick Thohir melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan keduanya bersama Wapres Ma'ruf Amin periode tahun 2019-2024.--Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, Desi sudah dua kali tak hadir saat dipanggil KPK terkait kasus dugaan korupsi 14 proyek PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang dikerjakan subkontraktor fiktif. 

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan kementeriannya menerima surat dari KPK terkait hal tersebut pada Senin (18/11/2019) kemarin.

Pihaknya pun telah menyurati Jasa Marga agar pejabatnya kooperatif dalam memenuhi panggilan.

"Setelah KPK surati kami, kami menyurati ke BUMN tersebut (Jasa Marga) untuk secepatnya memenuhi panggilan KPK. Kami hargai proses hukum di KPK," kata Arya di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Baca: Keberadaan Dewan Pengawas Tidak Melemahkan KPK

Arya berharap Desi Aryyani tak mangkir lagi dari pemanggilan lembaga antirasuah itu. Menurutnya, pihaknya tengah mengevaluasi Desi, namun belum ada rencana untuk mencopot Desi dari posisi Dirut Jasa Marga.

"Kalau mangkir kan urusan hukum sudah. Bukan lagi urusan kami. (Soal pencopotan) itu urusan corporate yang mengatur. Suratnya isinya minta supaya secepatnya memenuhi panggilan," jelasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat kepada Menteri BUMN Erick Thohir atas sikap Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani yang berulang kali mangkir dari pemeriksaan penyidik.

Dalam surat tersebut, KPK berharap Erick Thohir dan jajarannya mengarahkan agar seluruh pejabat BUMN, termasuk Desi Arryani kooperatif memenuhi panggilan penyidik.

Halaman
12
Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved