Platform B2B Ecommerce Misumi-VONA Akomodir Kebutuhan Industri Manufaktur

Industri e-commerce di Indonesia kini tumbuh semakin besar, bahkan pasar ecommerce Indonesia tahun 2022 diproyeksikan mencapai Rp 955 triliun.

Platform B2B Ecommerce Misumi-VONA Akomodir Kebutuhan Industri Manufaktur
IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Industri e-commerce di Indonesia kini tumbuh semakin besar, bahkan pertumbuhan pasar ecommerce Indonesia tahun 2022 diproyeksikan mencapai hingga Rp 955 triliun.

E-commerce yang banyak dikenal dan diterapkan pebisnis Indonesia adalah model B2C (business-to-consumer) ataupun C2C (consumer-to-consumer). Selain B2C dan C2C ada juga sektor B2B (business-to-business) yang juga memiliki potensi besar.

PT Misumi menangkap peluang pasar yang bagus tersebut dengan menggarap bisnis e-commerce B to B.

Koji Yamada, Presiden Direktur MISUMI menyatakan, dengan pertumbuhan bisnis manufaktur di Indonesia yang tinggi pihaknya yakin Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial di masa depan.

Setelah empat tahun beroperasi sejak September 2013,Misumi meluncurkan VONA (Variation & One-stop by New Alliance) dan memperbarui e-katalog-nya untuk menawarkan lebih banyak merek
dan produk ke pelanggan.

VONA ini sudah diperkenalkan ke pasar sejak April 2017.

Baca: Ekonom UI: Pertumbuhan Melambat, Industri Harus Berani Bikin Terobosan

Koji mengatakan, pilihan produk platform ini kini makin bertambah untuk memberikan lebih banyak kebebasan kepada pelanggan dalam memilih Misumi sebagai “One Stop Solution”.

Dia menjelaskan, Misumi saat ini menjadi produsen sekaligus distributor komponen standar untuk engineering terdepan dan terkemuka untuk komponen otomasi pabrik, komponen fastener dan material, produk Press Die dan Plastik Mold, produk Wiring, Elektrikal & Kontrol, peralatan Cutting & Processing, perlengkapan Keselamatan & Umum, penanganan Material & Penyimpanan dan perlengkapan Sanitasi & Lab.

Koji Yamada mengatakan perusahaannya ingin menjangkau lebih banyak pelanggan
ecommerce.

Dia menjelaskan, penggunaan ecommerce dapat memberi kebebasan kepada pelanggan untuk memilih item dan memproses pesanan dalam waktu mereka sendiri selama 24 jam dan 7 hari sepekan.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved