Pelita Samudera Percepat Pertumbuhan untuk Tahun 2020
Pelita Samudera Shipping (PSSI) telah meningkatkan pertumbuhan Pendapatan sebesar 20% per 30 November 2019
TRIBUNNEWS.COM - Pelita Samudera Shipping (PSSI) telah meningkatkan pertumbuhan Pendapatan sebesar 20% per 30 November 2019, disumbang oleh pengangkutan Kapal Tunda dan Tongkang (TNB) sebesar 47%, Fasilitas Muatan Apung (FLF) sebesar 31% dan Kapal Kargo Curah (MV) sebesar 22%.
Pertumbuhan Pendapatan Sewa Berjangka naik 281% untuk semua segmen, Laba Kotor naik 24%. Target pertumbuhan Pendapatan di 2019 sebesar 20 - 25% dan Laba Bersih 15 - 20%.
Total dividen tunai sebesar US$4,2 juta, Rp12 / saham atau 30% dari Laba Bersih 2018 (dividen tunai dibagikan di Juni 2019 sebesar Rp7 / saham, dividen interim dibagikan di November 2018 sebesar Rp5 / saham).
Pertumbuhan Aset meningkat 27% per 30 November 2019 menjadi US$140,1 juta. 4 MV dibeli di 2019 menambah total menjadi 6 MV, telah meningkatkan kapasitas pengangkutan sampai dengan 8 kali lipat per 30 November 2019 menjadi 234k dead weight ton dari 31k.
2 MV telah mendapatkan komitmen Pendapatan Sewa Berjangka selama 5 tahun untuk mengangkut bijih nikel dan batubara. Pembelian MV terakhir akan diserah terimakan di Desember 2019, juga telah mendapatkan komitmen Sewa Berjangka. Pembelian 2 tongkang dan 1 kapal tunda di kuartal IV/19 menambah ke 38 set TNB yang ada.
PSSI berencana untuk mengalokasikan sebesar US$30 juta belanja modal (capex) di 2020 untuk pembelian -beberapa set TNB, Floating Crane dan/atau MV.
PSSI berkomitmen untuk melayani basis pelanggan yang lebih besar dan mengeksplorasi potensi pasar logistik baru di Indonesia dimana pemerintah banyak meningkatkan infrastruktur berbasis maritim seperti pembangunan pelabuhan-pelabuhan baru, meningkatnya industri pengolahan mineral dan tambahan fasilitas pembangkit listrik dari PLN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kapal-tanker_20180528_120351.jpg)