Dirjen Perkeretaapian: Presiden Minta Proyek Kereta Cepat dan LRT Selesai Tepat Waktu
Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Chandra Dwiputra optimistis proyek kereta cepat dapat dioperasikan sesuai target awal.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri mengatakan Presiden Jokowi meminta dua proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung (KCIC) dan LRT Jabodebek rampung tepat waktu.
“Kami sudah menjelaskan perencanaan besar kedua proyek ini (KCIC dan LRT) untuk selesai pertengahan Desember 2021,” ujar Zulfikri, Kamis (12/12/2019).
Menurutnya, ada juga pesan lain yang disampaikan Jokowi yakni keterlambatan pemerintah membangun proyek infrastuktur transportasi.
“Beliau bilang kalau rencana kita semua sudah sangat tertinggal. Sehingga proses pengoperasian menjadi tidak mudah,” tambahnya.
Zulfikri menambahkan kendala yang saat ini dihadapi utamanya soal pembebasan lahan sudah dapat teratasi.
Dengan demikian, jelas dia, pembangunan proyek ini seharusnya bisa berakselarasi lebih cepat dari timeline.
“Kereta cepat lahan sudah 99,93 persen, sedangkan LRT itu sekarang konstruksi depo untuk control room sudah 75 persen. Saya kira kita bisa selesai sesuai target," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Chandra Dwiputra optimistis proyek kereta cepat dapat dioperasikan sesuai target awal.
“Untuk dapat menyelesaikan target. Kami mohon dukungan dari semua pihak agar kami bisa melayani dengan baik,” ucap Chandra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dirjen-ka-zulfikri.jpg)