Siap-siap Cuan, Aksi Window Dressing Masih Warnai Pasar Awal Pekan Depan

Awal pekan depan adalah hari terkahir perdagangan di tahun 2019, biasanya pasar diwarnai aksi window dressing

Siap-siap Cuan, Aksi Window Dressing Masih Warnai Pasar Awal Pekan Depan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Karyawan beraktivitas di dekat tayangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/7/2017). Perdagangan IHSG pada pembukaan pertama usai libur lebaran naik 0,29 persen atau 16,89 poin di level 5.846.60. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Awal pekan depan adalah hari terkahir perdagangan di tahun 2019, biasanya pasar diwarnai aksi window dressing dan investor bisa bersiap kembali cuan.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, window dressing bisa di lakukan oleh emiten atau perusahaan publik untuk menarik minat investor dengan cara mempercantik laporan atau kinerja keuangan perusahan.

"Salah satunya lewat upaya memastikan agar harga saham diakhir tahun di tutup naik dibandingkan periode sebelumnya," ujarnya di Jakarta, Minggu (29/12/2019).

Selain dilakukan oleh emiten, window dressing juga dilakukan oleh fund manager pengelola reksa dana untuk memberikan laporan terbaik kepada investor fund manager sering menganti portofolio pada akhir tahun.

Baca: Ekspansi Armada, Pelita Samudera Beli Kapal Kargo

"Saham-saham berkinerja kurang baik dikeluarkan dari portofolio diganti dengan saham-saham berkinerja baik. Aktifitas ini secara langsung membuat saham-saham tertentu yang berkinerja baik mengalami kenaikan," kata Hans.

Sementara, beberapa saham lapis tiga yang dilepas mengalami tekanan harga, sehingga hal ini yang membuat pelaku pasar melihat di ujung tahun sering ada kenaikan saham-saham tertentu terutama saham blue chip.

"Hal ini cukup sering terjadi di Indonesia dimana setiap bulan Desember IHSG selalu berkinerja positif. Investor dan pelaku pasar dapat memanfaatkan momentum ini untuk meraih keuntungan," pungkasnya.

Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved