Sabtu, 25 April 2026

Momentum Hari Kartini, Pertamina Dorong UMKM Bersaing ke Pasar Global

Diskusi daring menyoroti tantangan ekonomi global saat ini, termasuk kenaikan biaya produksi yang berdampak pada daya jual UMKM

Penulis: Sanusi
Editor: Eko Sutriyanto
IST/HO
ILUSTRASI UMKM - Untuk memperingati Hari Kartini, PT Pertamina (Persero) melalui program Rumah BUMN menyelenggarakan Webinar Kartini 2026 secara daring pada Rabu (22/4), yang diikuti oleh lebih dari 500 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia. Mengusung tema “Peningkatan Daya Saing, Inovasi, dan Akses Pasar untuk UMKM”, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina dalam mendorong UMKM agar semakin tangguh dan mampu naik kelas di tengah dinamika global 
Ringkasan Berita:
  • Pertamina memperingati Hari Kartini 2026 dengan Webinar yang diikuti 500 UMKM, menekankan inovasi dan daya saing.
  • Program Rumah BUMN membina lebih dari 15 ribu UMKM agar tangguh, adaptif, dan mampu menembus pasar global.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk memperingati Hari Kartini, PT Pertamina (Persero) melalui program Rumah BUMN menyelenggarakan Webinar Kartini 2026 secara daring pada Rabu (22/4), yang diikuti oleh lebih dari 500 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia. 

Mengusung tema “Peningkatan Daya Saing, Inovasi, dan Akses Pasar untuk UMKM”, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina dalam mendorong UMKM agar semakin tangguh dan mampu naik kelas di tengah dinamika global.

Acara dibuka oleh VP CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto, yang menyoroti tantangan ekonomi global saat ini, termasuk kenaikan biaya produksi yang berdampak pada daya jual UMKM

“UMKM saat ini sedang diuji daya tahannya. Namun, indikator ekonomi kita menunjukkan kondisi yang cukup baik. Ketahanan yang kuat harus diiringi dengan inovasi dan kegigihan agar UMKM mampu membuka peluang pasar baru dan terus meningkatkan daya saingnya,” ujar Rudi.

Webinar ini menghadirkan pembicara inspiratif, Nilamsari Sahadewa, Founder Kebab Turki Baba Rafi, yang berbagi pengalaman membangun bisnis dari skala gerobak hingga menembus pasar internasional. Ia menekankan pentingnya fondasi bisnis yang kuat, budaya kerja, serta kesiapan sumber daya dalam menghadapi pertumbuhan usaha, termasuk strategi membangun brand dan menghadapi krisis.

Baca juga: Kemnaker Kucurkan Rp32 Miliar untuk Dorong Vokasi dan UMKM di Sumut & Aceh

Saat ini, Kebab Turki Baba Rafi telah memiliki lebih dari 1.600 outlet di 10 negara, menjadi contoh sukses UMKM Indonesia yang mampu bersaing di pasar global. Sejalan dengan itu, Pertamina melalui 30 Rumah BUMN telah membina 15.884 UMKM. Sepanjang Januari–Maret 2026, tercatat 1.323 sertifikasi, 267 pelatihan, serta 179 pameran lokal yang difasilitasi bagi UMKM binaan.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan dampak berkelanjutan. “Pertamina berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar semakin tangguh, adaptif, dan berdaya saing, sehingga mampu tumbuh dan menembus pasar yang lebih luas, termasuk global,” ujarnya.

Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan, inovasi, dan ketangguhan harus terus hidup dalam diri pelaku UMKM Indonesia untuk melangkah lebih jauh dan membawa produk lokal ke panggung dunia.

Momentum Hari Kartini juga menegaskan pentingnya bijak energi di tengah tekanan biaya dan dinamika global. Efisiensi dan pemanfaatan energi berkelanjutan bukan sekadar menekan biaya, tetapi menjadi kunci daya saing dan nilai tambah UMKM. Dengan langkah ini, UMKM tak hanya bertahan, tapi melaju lebih kuat sekaligus berkontribusi pada ketahanan energi nasional.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved