Luhut: Pengusaha AS Juga akan Segera Inves di Indonesia

Luhut menyebut, komitmen investasi itu akan diterima Pemerintah RI pada Jumat, 10 Januari mendatang.

Luhut: Pengusaha AS Juga akan Segera Inves di Indonesia
TRIBUNNEWS/GITA IRAWAN
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan 

Laporan Wartawan Tribunnnews, Fitri Wulandari

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan Iran yang kian memanas pasca tewasnya Jenderal Pasukan Quds Qasem Soleimani, dianggap tidak akan berdampak pada investasi yang masuk ke Indonesia.

"Nggak (terdampak ya), di sana tegang-tegang, di sini rileks ," ujar ujar Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di kantornya, Senin (6/1/2020).

Terkait investasi, Luhut menyebutkan, Indonesia akan mendapatkan komitmen investasi dari perusahaan asal AS yang berada di bawah kendali Gedung Putih.

Luhut menyebut, komitmen investasi itu akan diterima Pemerintah RI pada Jumat, 10 Januari mendatang.

"Besok, kita nanti hari Jumat, akan terima aliran dana asing masuk dari international development finance corporation Amerika, itu di bawah White House," ujarnya.

Dana tersebut dipersiapkan untuk sejumlah proyek yang terkait dengan BUMN. "Dia akan datang ke mari, bawa uang untuk investasi di BUMN dan juga untuk beberapa proyek yang disiapkan," kata Luhut.
Menurut Luhut, kucuran dana yang diinvestasikan ini memiliki nilai yang sangat besar.

Luhut menyebut angkanya bisa mencapai miliaran dolar AS, namun terkait detailnya dia menegaskan pihak investor yang akan mengumumkannya sendiri ke media. 

"Lumayan besar, bisa beberapa miliar dolar (AS), biar dia yang ngomong sendiri, nanti kita bikin konferensi pers," papar Luhut.

Baca: Erick Thohir akan Bentuk Kluster Industri Manufaktur Gantikan NSHI Era Rini Soemarno

Investasi ini akan masuk ke proyek-proyek pembangunan BUMN, mungkin saja proyek jalan tol, pembangunan hotel hingga rumah sakit.

Saat ini Menteri BUMN Erick Thohir tengah mempersiapkan skema proyek yang dibidik untuk investasi baru tersebut,

"Pak Erick nyiapin ada beberapa (proyek), bisa juga masuk di toll road, bisa juga masuk di hotel-hotel. Ada 75 rumah sakit, 80 hotel, itu mau dibikin satu-satu sama pak Erick, mungkin di situ juga mereka bisa masuk," kata dia

Mungkin juga investasi bisa masuk untuk jalan tol Sumatra, semuanya masih dalam tahap pembahasan.  "Jalan tol Sumatra juga kita tawarin, jadi di mix lah," kata Luhut.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved