Profil PT Asabri, Perusahaan Asuransi TNi-Polri yang Dililit Kasus Dugaan Korupsi Rp 10 Triliun

Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan adanya dugaan korupsi di PT Asabri senilai lebih dari Rp10 triliun.

Profil PT Asabri, Perusahaan Asuransi TNi-Polri yang Dililit Kasus Dugaan Korupsi Rp 10 Triliun
Kontan
Kantor dan pelayanan PT ASABRI (Persero) di Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Belum selesai kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) diungkap, kini kasus serupa menimpa perusahaan asuransi pelat merah, PT Asabri (Persero).

Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan adanya dugaan korupsi di PT Asabri senilai lebih dari Rp10 triliun.

Dia mengatakan akan memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir terkait skandal tersebut.

Sementara, Erick Thohir mengaku masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) terhadap perusahaan yang memberikan perlindungan untuk anggota TNI, Polri dan ASN Kementerian Pertahanan itu.

Baca: Ombudsman: Pengelolaan Investasi oleh Petinggi ASABRI Sama Bobroknya dengan Jiwasraya

Mengutip laman resmi asabri.co.id, Senin (13/1/2019), Asabri merupakan BUMN yang seluruh sahamnya dimiliki negara lewat Kementerian BUMN.

Asabri merupakan wadah untuk menampung dana pensiun para anggota TNI, Polri dan ASN Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Sebelumnya, mereka bergabungan dengan PT Taspen (Persero) seperti PNS lainnya.

Namun seiring berjalannya waktu, keikutsertaan prajurit TNI, anggota Polri dan ASN Kemenhan tak lago bergabung dengan program Taspen.

Hal itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Pertama, perbedaan Batas Usia Pensiun (BUP) bagi prajurit TNI dan anggota Polri yang berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1966 dengan PNS yang berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1969.

Kedua, sifat khas prajurit TNI dan Polri memiliki risiko tinggi, banyak yang berhenti karena gugur atau tewas dalam melaksanakan tugas.

Halaman
12
Penulis: Ria anatasia
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved