Program Sejuta Rumah Capai 4,8 Juta Unit Sejak 2015

Direktur Utama BTN Pahala Mansury mengatakan, selama periode itu, BTN berkontribusi terhadap realisasi sebanyak 3,1 juta unit.

Program Sejuta Rumah Capai 4,8 Juta Unit Sejak 2015
Yanuar R. Yovanda
Direktur Utama BTN Pahala Mansury. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menyatakan, realisasi program sejuta rumah mencapai 4,8 juta unit sejak 2015 hingga 2019.

Direktur Utama BTN Pahala Mansury mengatakan, selama periode itu, BTN berkontribusi terhadap realisasi sebanyak 3,1 juta unit.

"Kami di BTN salurkan KPR subdidi dan non subdidi dari 2015 hingga 2019 sebanyak 3,1 juta unit. Khusus pada 2019, kami di BTN salurkan 800 ribu unit," ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Baca: Wisata Seks di Kawasan Puncak Bogor Ternyata Mendunia Karena Videonya Ada di Youtube

Pahala menyampaikan, perusahaan fokus dalam meningkatkan manfaat program subsidi perumahan dalam Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Kami berharap dukungan kredit bersubsidi kami bisa terus ditingkatkan kedepannya," katanya.

Sementara, BTN akan mulai menyalurkan kredit Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dalam mendukung pembiayaan perumahan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sektor informal.

Baca: Penyelenggara Pos Diimbau Antisipasi Penyebaran Virus Corona Melalui Pengiriman Barang

"Program sejuta rumah sejak 2015 diantisipasi BTN dengan salurkan kredit perumahan bersubsidi tentunya. Kita juga salurkan KPR ke paguyuban pencukur rambut asal Garut," pungkas Pahala.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved