Tiga Provinsi Ini Dapat Kartu Pra Kerja Lebih Dulu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Kartu Pra Kerja ini disiapkan baik secara online maupun offline.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, ada tiga provinsi mendapatkan Kartu Pra Kerja lebih dahulu yakni Kepulauan Riau, Bali, dan Sulawesi Utara.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Kartu Pra Kerja ini disiapkan baik secara online maupun offline.
"Khusus yang offline tahap awal itu di tiga provinsi tersebut. Jadi ini yang offline-nya, kalau online itu sudah bisa national wide," ujarnya saat teleconference di Jakarta, Jumat (20/3/2020).
Baca: Pemerintah Luncurkan Kartu Pra Kerja, Awal April Sudah Bisa Daftar
Baca: Luncurkan Kartu Pra Kerja, Pemerintah Gandeng Startup
Airlangga menjelaskan, dua pekan pertama ini akan sosialisasi terlebih dahulu, nanti di dalam website prakerja.go.id akan dijelaskan mulai dari pendaftarannya.
Kemudian, sesudah sosialisasi ini maka seluruhnya akan dipersiapkan dan hari ini seluruh mitra-mitra sudah dikurasi oleh platform digital.
"Baik yang online maupun yang offline pelatihan. Dengan tadi ditandatangani MoU (memorandum of understanding) maka sistemnya sudah mulai live," katanya.
Namun, ia menambahkan, khusus untuk pelatihan-pelatihan offline dalam tahap awal ini kelas dibatasi maksimum 20 orang karena untuk mencegah virus corona atau Covid-19.
"Apa yang terjadi hari ini yang terkait dengan corona jadi kita batasi pelatihan-pelatihan yang sifatnya offline. Pemerintah akan selalu mengevaluasi, bahkan peserta itu diberi kesempatan untuk mengevaluasi pelatihannya," pungkas Airlangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menko-perekonomian-airlangga-hartarto-112.jpg)