Belum Ada Penurunan Harga BBM, Pertamina Diskon Harga Pertamax dan Dex

"Untuk Ramadan ini kami berikan diskon 30%. Kan, itu harganya sudah lebih rendah dari kalkulasi yang beredar di publik," kata Nicke

Editor: Sanusi
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas mengisi BBM non subsidi kepada pengendara di SPBU coco Putri Hijau, Medan, Sumatera Utara 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina belum menunjukkan tanda-tanda bakal menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM). Tapi, mereka memberikan diskon sebesar 30% untuk pembelian Pertamax dan Dex series.

"Untuk Ramadan ini kami berikan diskon 30%. Kan, itu harganya sudah lebih rendah dari kalkulasi yang beredar di publik," kata Direktur Pertamina Nicke Widyawati dalam video conference, Kamis (30/4).

Dia mencontohkan, Pertamax 92 yang saat ini harganya sebesar Rp 9.000 per liter. "Coba lihat, dari Rp 9.000, 30% berapa?," ujarnya.

Baca: Negara Zona Euro Hadapi Krisis Ekonomi Terdalam Setelah Lewati Kuartal Terburuknya

Potongan harga tersebut berlaku mulai 27 April hingga 23 Mei 2020 mendatang. Dengan diskon 30%, maka harga Pertamax 92 yang saat ini Rp 9.000 seharusnya menjadi Rp 6.300 per liter.

Kemudian, harga Pertamax turbo 98 yang sekarang Rp 9.850 per liter semestinya menjadi Rp 6.895 per liter. Lalu, harga Pertamina Dex yang kini Rp 10.200 per liter menjadi Rp 7.140 per liter.

Lantaran stok melimpah, Nicke pun mengajak masyarakat untuk memborong BBM. "Ayo, kalau memang ada yang mau beli BBM sekarang, nimbun ayo, diskon 30% sekarang," sebut dia.

Sebelumnya, mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini menghitung, harga Pertamax akan turun pada awal Mei jadi sekitar Rp 7.000 per liter.

Baca: Ratusan Warga Banjar Serokadan Kabupaten Bangli Bali Reaktif Positif Covid-19

Baca: Perusahaan Farmasi Berlomba-lomba Produksi Obat Covid-19

Hitungannya mengacu ke aturan main dan formula harga BBM yang tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 62K/MEM/2020 yang terbit 28 Februari lalu.

Dan, Nicke memastikan di tengah pandemi virus corona baru yang menurunkan permintaan BBM, layanan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih tetap akan berjalan.

Pertamina mencatat, penurunan permintaan BBM mencapai 25% secara nasional. Bahkan, sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Bandung, penurunannya hingga di atas 50%.

"Jika kebijakan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) diberlakukan di daerah-daerah lain, maka akan ada penurunan demand (BBM) signifikan," ungkap Nicke.

Berita Ini Sudah Tayang di KONTAN, dengan judul: Asyik, Pertamina diskon harga Pertamax dan Dex 30%

Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved