Breaking News:

Kampanye #BanggaBuatanIndonesia Bantu UMKM Secara Daring

Lewat Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia para pelaku UMKM akan diberikan edukasi mengenai keahlian digital agar bisa mengoptimalkan pemasaran

Grab Indonesia
Peluncuran kampanye #BanggaBuatanIndonesia. 

TRIBUNNEWS.COM – Dalam menghadapi masa pandemi COVID-19 ini, pemerintah Presiden Joko Widodo terus melakukan berbagai cara untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar terus bertahan.

Salah satunya dengan meluncurkan Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia yang membantu pelaku UMKM memasarkan produknya secara daring di tengah pandemi COVID-19.

Lewat Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia para pelaku UMKM akan diberikan edukasi mengenai keahlian digital agar bisa mengoptimalkan pemasaran produknya.

Pada peluncuran kampanye #BanggaBuatanIndonesia yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo  ini berbagai kalangan pun diundang, salah satunya pendiri camilan Dorokdokcu Ulfah atau yang kerap dipanggil Ucu.

Ulfah atau yang kerap dipanggil Ucu, pendiri usaha kerupuk kulit berbagai rasa, Dorokdokcu.
Ulfah atau yang kerap dipanggil Ucu, pendiri usaha kerupuk kulit berbagai rasa, Dorokdokcu. (Grab Indonesia)

Dorokdok sendiri merupakan kerupuk kulit khas Jawa Barat. Dinamakan dorokdok karena diambil dari bunyi renyahnya camilan tersebut saat digigit. Sementara itu, soal nama Dorokdokcu, adalah gabungan dari dorokdok dan nama panggilannya.

Makin Terbantu Berkat Adanya GrabExpress

Ucu dan Lutfi yang usahanya makin terbantu berkat GrabExpress.
Ucu dan Lutfi yang usahanya makin terbantu berkat GrabExpress. (Grab Indonesia)

Fokus di media sosial, membuat pasar dari Dorokdokcu sendiri jadi lebih luas. Maka dari itu dalam sehari, 30-50 pengiriman dorokdok (80%) menggunakan layanan GrabExpress. Ucu mengaku layanan ini cepat, mudah dan aman.

“Kita tinggal masukin titik penjemputan dan titik yang dituju, terus mitra kurirnya datangnya cepat, pokoknya membantu banget untuk bisnis. Saya juga paling suka dengan fitur pelacakan langsung dan bukti pengiriman. Jadi saya tinggal kirim tautan pengiriman ke pelanggan dan kita bisa sama-sama tahu kurir sudah ada dimana. Saat pengambilan dan pengantaran barang, kurir juga akan ambil foto barang dan akan dikirimkan kepada kami setelah pengiriman selesai. Jadi lebih aman pastinya,” ujar Ucu.

Selain itu, ada juga fitur pengiriman langsung ke tiga titik antar.

“Jadi saya tidak usah pesan berkali-kali. Cukup satu kali pesan, mitra kurir bisa kirim ke tiga alamat berbeda. Hemat waktu banget!”

Ucu menambahkan, banyak juga pengemudi Grab yang penasaran karena sering jemput dan kirim barang dari Dorokdokcu. Akhirnya, mereka memutuskan menjadi reseller.

Tidak hanya di perkotaan, di kampung tempat dorokdok dibuat, Dorokdokcu pun berdampak positif terhadap ekonomi warga setempat.

bangkan usahanya jadi go internasional dan membangun rumah Tahfiz Alquran. Ucu dan Lutfi adalah satu dari 5 juta wirausahawan mikro yang mampu mengembangkan usahanya setelah tergabung dalam platform Grab di Indonesia. Misi GrabForGood terus berusaha membawa dampak positif teknologi untuk Indonesia.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved