Breaking News:

Bulog Jamin Harga Gula Tidak Lebih dari HET Rp12.500/kg

Stok gula yang sudah diedarkan itu akan mampu menekan harga gula yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Wartakota/Henry Lopulalan
Kesibukan aktivitas pekerja di Gudang Beras Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (27/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menjamin ketersedian stok gula yang belakangan langka dan mahal di pasaran.

"Di DKI Jakarta kita sudah gelontorkan 9.000 ton," kata Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso saat inspeksi pasar di Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Dia mengatakan, stok gula yang sudah diedarkan itu akan mampu menekan harga gula yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Saya sudah minta pedagang untuk jual paling tinggi Rp12.500 per kilogram," tambah mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Buwas menyebut, impor gula kristal putih (GKP) sudah terealisasi 21.800 ton untuk menjaga pasokan di pasar.

Baca: Penting Buat Milenial, Siapkan Dana Darurat Sejak Dini Saat Pandemi Covid-19

Bulog berencana meminta surat pernyataan ke pedagang tidak menjual gula melebihi HET.

"Kalau ada yang ketahuan melanggar kita laporkan ke Satgas Pangan," tuturnya.

Baca: Dijual di Tokopedia Rp 1,89 Miliar, Ini Spesifikasi Lengkap All New BMW X6

Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri turun langsung ke sektor industri dan pasar untuk menstabilkan harga gula pasir dan bawang.

Hal ini menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Negara pada Rabu (13/5/2020) kemarin terkait melambungnya harga gula pasir dan bawang merah.

Baca: Iuran BPJS Kesehatan Kok Naik Lagi? Pengusaha Mengaku Berat, Apalagi Masyarakat. . .

Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan langkah ini selain tindaklanjut perintah Presiden, juga karena Polri ingin memastikan kestabilan harga komoditas menjelang hari raya Idul Fitri 2020.

“Satgas pangan kembali turun ke sektor-sektor distribusi dan pasar untuk stabilkan harga,” kata Argo dalam keterangannya, Kamis (14/5/2020).

Argo menambahkan saat ini Satgas Pangan Polri di setiap Polda jajaran telah turun melakukan operasi-operasi pasar.

Sidak ke lapangan ini, bertujuan untuk tidak memberikan ruang kepada pihak-pihak yang coba mengambil keuntungan dengan cara menimbun.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved