Breaking News:

Menteri Edhy: Sektor Kelautan dan Perikanan Punya Potensi Angkat Pertumbuhan Ekonomi

Sektor perikanan pertumbuhannya 3,52 persen di atas pertumbuhan ekonomi negara kita 2,97 persen

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Pandemi virus corona Covid-19 mengubah banyak hal, tidak terkecuali nasib para nelayan dan pembudidaya ikan. Sejumlah kapal barang dan kapal nelayan tampak bersandar di Pelabuhan Rakyat Tanjung Emas Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (08/05/20). Dampak pandemi yang paling dirasakan di sektor perikanan yaitu harga ikan yang turun drastis mencapai hampir 50 persen di Jawa Tengah. Hal ini tidak sebanding dengan biaya produksi yang dikeluarkan saat melaut. Mereka harus berjibaku dengan cuaca perubahan musim yang tak bersahabat dan harga hasil laut yang jatuh. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyampaikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sektor kelautan dan perikanan tercatat mengalami pertumbuhan di triwulan I 2020.

"Sektor perikanan pertumbuhannya 3,52 persen di atas pertumbuhan ekonomi negara kita 2,97 persen," kata Edhy saat meluncurkan e-milea dan pelatihan daring bagi ASN KKP di Jakarta, Senin (18/5/2020).

BPS juga mencatat ekspor pada Maret 2020 mencapai 427,71 juta dolar AS atau meningkat 6,34 persen dibanding ekspor Februari 2020.

Baca: Presiden Jokowi Perintahkan Jajarannya Buat Kajian Untuk Mempersiapkan Pengurangan PSBB

Baca: 111 WNI Pulang ke Indonesia Difasilitasi KRI Tawau

"Ekspor dari hasil data BPS, bukan dari data KKP, karena nanti kita dikira ngarang. Kita masih tinggi cenderung naik dibanding pertanian dan perhutanan," tuturnya.

Edhy mengatakan bahwa sektor kelautan perikanan memiliki potensi besar untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi RI yang tengah melambat.

"Menurut hemat saya, ini kesempatan kita menunjukkan bahwa sektor kelautan dan perikanan adalah sektor yang mampu menjawab tantangan di masa krisis Covid-19," tambahnya.

Melalui pelatihan ASN diharapkan kompetensi antar lingkungan pekerja abdi negara bisa lebih baik secara output.

Edhy meyakini jajarannya untuk tidak pesimistis karena pandemi Covid-19 juga dialami lebih dari 213 negara di dunia.

"Pelatihan ASN yang diselenggarakan dalam e-milean bisa meningkatkan budaya kerja, pelayanan publik, serta dapat mendorong kompetensi ASN di lingkungan KKP semakin meningkat. Karena kita dituntut lebih profesional," tuntasnya.

Berita Populer
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved