Minggu, 31 Mei 2026

Virus Corona

Jokowi Minta ada Standar Baru pada Industri Pariwisata

Yang terpenting menurut Jokowi, penerapan standar protokol kesehatan yang ketat di lapangan

Tayang:
TRIBUN/SETPRES/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo meninjau salah satu pusat perbelanjaan, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2020). Presiden Jokowi meninjau persiapan prosedur pengoperasian mal yang berada di wilayah zona hijau wabah COVID-19. TRIBUNNEWS/SETPRES/AGUS SUPARTO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan tren pariwisata akan berubah karena adanya Pandemi virus corona atau Covid-19

Oleh karena itu Presiden yang akrab disapa Jokowi itu meminta disiapkan standar baru di sektor pariwisata untuk menggaet kembali wisatawan. 

Baca: Rencana Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Dinilai Sudah Stres

"Betul-betul harus disiapkan sebuah standar baru menjadi sebuah kultur baru, kebiasaan baru di sektor pariwisata dan perlunya sosialisasi yang masif, diikuti uji coba, diikuti simulasi," kata Presiden dalam rapat terbatas, Kamis, (28/5/2020).

Yang terpenting menurut Jokowi, penerapan standar protokol kesehatan yang ketat di lapangan.

Karena risiko membuka pariwisata ke depannya nanti sangat besar. 

"Begitu ada imported case, kemudian ada dampak kesehatan, maka citra pariwisata yang buruk akan bisa melekat dan akan menyulitkan kita untuk memperbaikinya lagi," ucap Jokowi.

Baca: Muhammadiyah Minta Pemerintah Pertimbangan Matang soal Pemberlakukan New Normal

Oleh karena itu, Presiden meminta industri pariwisata dan ekonomi kreatif mengatur rinci dan teliti prosedur serta protokol kesehatannya.

"Betul-betul harus dihitung, dikalkulasi betul, lapangannya harus di-manajemen, pengawasannya betul-betul dilaksanakan betul," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved