Breaking News:

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, tapi Terbatas

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG whipsaw pada level bullish trend dan rebound dilevel MA5.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (5/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan besok diprediksi bergerak menguat terbatas dengan support resistance 5.083 hingga 5.280.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG whipsaw pada level bullish trend dan rebound dilevel MA5.

"Indikator stochastic yang terkonsolidasi menahan momentum RSI yang bergerak pada area dekat overbought, sehingga diperkirakan menguat terbatas," ujarnya, Rabu (22/7/2020).

Sementara, lanjut Lanjar, mayoritas bursa saham Asia hari ini ditutup menguat dengan indeks Hang Seng naik 2,15 persen memimpin penguatan.

Diikuti indeks Nikkei 0,73 persen, TOPIX 0,36 persen dan CSI300 0,23 persen yang naik mengiringi indeks berjangka ekuitas Amerika Serikat.

Baca: Saham Tambang dan Produsen Obat-obatan Bikin IHSG Menghijau Hari Ini

"Sebelumnya, para pemimpin Eropa mencapai kesepakatan pada paket stimulus lanjutan. Kemajuan dalam penemuan vaksin coronavirus juga menjadi penopang pergerakan," pungkas Lanjar.

Baca: Tekanan ke IHSG Belum akan Berakhir, Cermati Saham-saham Ini

Adapun, IHSG pada perdagangan hari ini ditutup naik 1,26 persen atau melesat 63,6 poin ke level 5.114,71.

Saham sektor aneka industri naik 4,16 persen dan pertambangan 3,19 persen memimpin penguatan hingga akhir sesi perdagangan.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved