Breaking News:

Subsidi Pekerja Terdampak Pandemi

Indef Sebut Pegawai Bergaji Rp 5 Juta ke Bawah Sanggup Atasi Dampak Covid-19

Tauhid Ahmad mengatakan, mereka bisa tetap mencukupi kebutuhan sehari-harinya, sehingga pemerintah tidak perlu memberi bantuan Rp 600 ribu per bulan.

TRIBUNNEWS/REYNAS
Direktur INDEF Tauhid Ahmad. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyebutkan, pegawai dengan gaji Rp 5 juta kebawah masih sanggup mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad mengatakan, mereka bisa tetap mencukupi kebutuhan sehari-harinya, sehingga pemerintah tidak perlu memberi bantuan Rp 600 ribu per bulan.

"Rata-rata upah buruh kita Rp 2,9 juta, rentang Rp 2,9 juta sampai Rp 5 juta itu masih relatif mampu mengatasi atau cukup dalam situasi ini. Asalkan, mereka masih bekerja," ujarnya saat webinar, Kamis (6/8/2020).

Lagian juga, Tauhid menilai jumlah bantuan pemerintah tersebut sangat kecil karena kebutuhan bantuan untuk masyarakat dengan gaji di rentang itu sekira Rp 1,5 juta per bulan.

Baca: Prof Didik Rachbini: J Menteri-menteri Nganggur, Tidak Punya Inovasi

"Saya kira jumlahnya harus memadai, kalau katakanlah tadi pengeluaran rumah tangga sampai Rp 3 juta per bulan, minimal separuhnya Rp 1,5 juta. Jadi, kalau hanya Rp 600 ribu saya kira masih kurang," katanya.

Baca: Pengamat Indef Sarankan Pemerintah Rombak Total Stimulus Ekonomi

Disisi lain, kalau semua golongan masyarakat dapat bantuan pemerintah maka berpotensi semakin tinggi untuk tidak tepat sasaran dan hanya menghamburkan uang negara.

"Kalau misalnya bantuan ke seluruh klaster itu tidak tepat sasaran akan relatif tinggi. Bisa di atas 30 persen dan tidak akan mendorong konsumsi lebih baik," pungkas Tauhid.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved