Breaking News:

Harga Emas

Harga Emas Antam Rabu, 16 September 2020, Turun Jadi Rp 1.030.000 per Gram, Berikut Rinciannya

Harga emas hari ini (16/9/2020) turun jadi Rp 1.030.000 per gram, simak berikut rincian harga emas Antam per hari ini.

WARTA KOTA/Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pedagang logam mulia menunjukan emas batangan Antam di Cikino Gold Center, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2020). Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Selasa (28/7/2020) berada di angka Rp 1.022.000 per gram. Harga ini merupakan posisi tertinggi sepanjang masa emas Antam diperjualbelikan. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha-Harga Emas Antam Rabu, 16 September 2020, Turun Jadi Rp 1.030.000 per Gram, Berikut Rinciannya 

Untuk pembelian online hanya melayani pengiriman ke alamat pelanggan, pelanggan dapat menambahkan alamat baru.

Pembayaran menggunakan virtual account (VA) dengan masa berlaku 45 menit setelah konfirmasi pesanan.

Dengan VA, pelanggan tidak perlu melakukan konfirmasi pembayaran.

Pembayaran melewati batas waktu tersebut dianggap batal.

5. Konfirmasi pesanan

Periksa kembali pesanan, untuk proses lanjut silakan klik Saya Menyetujui Syarat dan Ketentuan Logam Mulia dan Bayar Sekarang, pelanggan akan menerima email notifikasi berisi detail pesanan dan petunjuk pembayaran.

Dilansir logammulia.com, berikut cara mengetahui keaslian emas:

  • Perhatikan dengan baik pada bagian fisik emas tersebut.

Perbedaan emas asli dan palsu bisa dilihat dari bagian fisik emas tersebut.

Cek tanda-tanda yang biasanya ada di emas murni, misalnya cap yang menandakan kadar emas tersebut.

Biasanya menggunakan satuan karat dalam angka mulai dari 10K, 18K, dll.

  • Jika digosok apakah warnanya berubah atau tidak

Cobalah gosok permukaan emas menggunakan telapak tangan atau jari telunjuk Anda.

Jika setengah digosok warnanya pudar, bisa dipastikan itu emas palsu.

  • Uji keaslian emas yang dibeli dengan digigit

Emas adalah logam mulia lunak, sehingga mudah sekali dibentuk.

Cara mengetahui asli atau palsunya emas paling mudah adalah dengan menggigit bagian permukaan emas.

Baca: Kembali Menguat, Rupiah Hari Ini 16 September 2020 Berada di Rp 14.844 per Dolar AS, Ini Kurs 5 Bank

Baca: Selasa Sore, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 14.845 per Dolar AS, Berikut Pergerakan Mata Uang di Asia

Sebanyak 51 koin emas, rantai emas sepanjang 12 meter dan satu koin kerajaan untuk Raja Spanyol Philip V ditemukan di lambung bangkai kapal Spanyol abad 1715 yang tenggelam di Laut Atlantik.
Sebanyak 51 koin emas, rantai emas sepanjang 12 meter dan satu koin kerajaan untuk Raja Spanyol Philip V ditemukan di lambung bangkai kapal Spanyol abad 1715 yang tenggelam di Laut Atlantik. (Reuters)

Jika ada bekas gigitan yang tertinggal, itu artinya emas asli.

Tetapi jangan buru–buru membelinya.

Cek kembali keaslian emas tersebut, sebab, bisa jadi material yang menyusun emas palsu itu adalah timah.

Logam timah juga termasuk golongan logam lunak.

  • Goreskan di keramik atau kertas

Cobalah untuk goreskan emas ke keramik atau kertas, jika tidak menyisahkan bekas, itu artinya emas tersebut adalah asli.

Namun Anda harus mempertimbangkan cara ini, karena dapat beresiko merusak emas.

  • Teteskan cairan asam nitrat.

Cairan asam nitrat adalah cairan yang cukup berbahaya sekali bagi tubuh dan pernafasan.

Diharapkan untuk berhati-hati dalam melakukannya.

Cara yang digunakan cukup mudah sekali, yakni dengan meneteskan asam nitrat ke emas lalu amati reaksinya.

Jika emas berubah warna menjadi hijau, maka ini adalah besi yang diberi lapisan emas.

Berubah jadi warna kuning, berarti ini merupakan kuningan yang beri lapisan emas.

Sementara itu jika berubah jadi warna putih susu, maka itu perak yang diberi lapisan emas.

Namun jika tidak berubah warna itu merupakan emas asli.

  • Mengeceknya ke butik Antam terdekat

Atau Anda juga bisa mengecek dengan datang langsung ke butik Antam terdekat.

Petugas butik Antam akan mengecek keaslian emas yang Anda miliki.

(Tribunnews.com/Oktaviani Wahyu Widayanti)

Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved