Rabu, 29 April 2026

Wapres: Baru 8,3 Juta dari 56 Juta UMKM Manfaatkan Teknologi Digital

Agar sektor UMKM bertahan dan bangkit menjalankan usahanya selama pandemi Covid-19, pemerintah menggulirkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tayang:
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
Tribun Jateng /Hermawan Handaka
Pengunjung smemilih berbagai motif kain batik di stand Batik Tulis Identix dalam pameran batik yang berlangsung di Atrium Mal Ciputra Semarang, Kamis (27/2/2020). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 menimbulkan berbagai efek domino terhadap banyak aspek kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor informal atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dikarenakan pandemi, UMKM mengalami penurunan penjualan, sehingga harus mengambil langka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada hampir sebagian besar karyawannya, serta ada yang kesulitan membayar pinjaman.

Agar sektor UMKM bertahan dan bangkit menjalankan usahanya selama pandemi Covid-19, pemerintah menggulirkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan, market place untuk memfasilitasi UMKM juga menjadi semakin diperlukan.

Baca juga: Tips Agar UMKM Tetap Produktif di Tengah Pandemi

"Saat ini, baru sebanyak 8,3 juta dari 56 juta pelaku UMKM secara nasional yang memanfaatkan teknologi digital, padahal ini lebih diperlukan saat pandemi Covid-19. Beberapa usaha yang tidak mengalami penurunan pendapatan adalah mereka yang menggunakan sarana penjualan online untuk usahanya,” tuturnya melalui video conference di Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Pemerintah, lanjutnya, mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk menyebarluaskan program, serta menyalurkan bantuan dengan lebih cepat dan tepat sasaran.

Namun, ujarnya, teknologi digital juga membawa tantangan tersendiri dalam penerapannya, meskipun di sisi lain, ini mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, jasa dan lainnya.

"Karena itu, UMKM dianjurkan memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan perekonomian masyarakat kelas menengah ke bawah agar lebih produktif," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved