Breaking News:

Program Kartu Prakerja Libatkan Kampus dan Akademisi untuk Jaga Mutu Pelatihan

IPB akan melakukan pemantauan terhadap penyelenggaraan pelatihan dalam ekosistem prakerja.

Tribunnews/Jeprima
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari (kiri), CEO and Co-Founder DANA, Vincent Iswara (tengah), dan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Mohammad Rudy Salahuddin berfoto bersama usai penandatanganan kerja sama antara Kartu Prakerja dengan DANA, di Jakarta, Rabu (14/10/2020). Melalui kerja sama ini, DANA menjadi salah satu platform dompet digital resmi sekaligus solusi yang digunakan untuk mengakselerasi kelancaran insentif dan program bagi masyarakat luas, khususnya peserta Kartu Prakerja yang telah menuntaskan pelatihan peningkatan kompetensi yang disyaratkan. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang optimal dan berkelanjutan.

Program kartu prakerja yang sepenuhnya berbasis digital merupakan paradigma baru pengembangan SDM unggul serta mampu menjangkau seluruh pelosok wilayah ke-514 kabupaten atau kota dengan cepat dan skala besar.

Melalui program kartu prakerja, kompetensi para pencari kerja baru, pencari kerja yang alih profesi, atau korban PHK diharapkan bisa ditingkatkan di masa pandemi Covid-19 ini.

”Kartu prakerja pada hakikatnya disiapkan untuk mengurangi gap antara kompetensi SDM dan kebutuhan dunia kerja,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan UMKM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahuddin dalam diskusi secara daring, Selasa (3/11/2020).

Diskusi panel ini merupakan rangkaian dari kegiatan penandatanganan nota kesepakatan antara manajemen pelaksana program kartu prakerja dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Bogor.

Baca juga: LOGIN www.prakerja.go.id untuk Daftar Kartu Prakerja Gelombang 11, Ini Panduan dan Syarat-syaratnya

IPB akan melakukan pemantauan terhadap penyelenggaraan pelatihan dalam ekosistem prakerja. Tujuannya, untuk menjaga standar mutu pelatihan yang diselenggarakan bagi penerima kartu prakerja.

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 11 Resmi Dibuka, Ini Jumlah Kuota Hingga Cara Daftar

”Hal ini merupakan sebuah langkah yang tepat dalam mendorong penguatan tata kelola serta meningkatkan akuntabilitas program kartu prakerja ke depan,” kata Rudy.

Sebelumnya manajemen pelaksana program kartu prakerja telah menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Indonesia, Universitas Katolik Atmajaya, dan Indonesia Mengajar untuk melakukan asesmen terhadap pelatihan yang diusulkan oleh lembaga pelatihan.

Rudy menambahkan, asesmen tersebut adalah bagian dari syarat diterimanya suatu pelatihan ke dalam ekosistem program kartu prakerja.

"Hal ini sesuai dengan Pasal 32 Ayat 4 Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 yang mengatur pelibatan ahli dalam asesmen pelatihan. Program kartu prakerja saat ini digelar di 7 platform digital dengan 147 lembaga pelatihan yang menawarkan lebih dari 1.534 pelatihan," pungkasnya.

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved