Breaking News:

Pulihkan Industri Pariwisata, Protokol CHSE Perlu Dipatuhi

Kegiatan bimbingan teknis tersebut diselenggarakan oleh  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang mengusung tagline Indonesia Care.

istimewa
Bimbingan Teknis Wisata Alam,  Budaya, dan Buatan dengan Penerapan  Protokol Cleanliness, Health, Safety, & Environmental (CHSE) Sustainable pada Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Jakarta, Selasa (8/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Hj Himmatul Aliyah mengingatkan agar pelaku industri di sektor pariwisata tetap mematuhi Protokol Cleanliness, Health, Safety, & Environmental (CHSE). 

Hal ini dikarenakan sektor parwisata tetap menjadi bagian yang penting bagi masyarakat Indonesia.

"Pariwisata merupakan bagian integral pembangunan nasional dengan tetap memberikan perlindungan bagi nilai agama dan budaya untuk kepentingan nasional," kata Himmatul saat memberi sambutan pada Bimbingan Teknis Wisata Alam,  Budaya, dan Buatan dengan Penerapan  Protokol Cleanliness, Health, Safety, & Environmental (CHSE) Sustainable pada Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Jakarta, Selasa (8/12/2020).

Baca juga: Bangkitkan Pariwisata, Perjalanan Wisata Pengenalan kembali Digelar di Lombok

Kegiatan bimbingan teknis tersebut diselenggarakan oleh  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang mengusung tagline Indonesia Care.

Himmatul menambahkan, pandemi Covid-19 telah melumpuhkan  sektor pariwisata. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia anjlok. 

"Kita harus mengutamakan kepercayaan dalam penjualan industri ini. Beritahu kepada pelanggan kita sudah menjalan sterilisasi supaya pelanggan merasa aman," kata Himmatul Aliyah mencontohkan bagaimana Protokol CHSE diterapkan dalam industri ritel ekonomi kreatif.

Industri pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Secara global, setidaknya ada 50 juta pekerja dalam sektor pariwisata yang terdampak.

Baca juga: Ini Alasan Menparekraf Pakai Konsultan Asing untuk Genjot Sektor Pariwisata

Insan pekerja pariwisata di Indonesia tergolong yang paling rentan di masa pandemi global ini, dari 13 jutaan sebelum pandemi, kini tersisa 6,5 juta orang.

Demi meningkatkan kembali kepercayaan wisatawan dan pariwisata nasional, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menyusun sebuah protokol yang dinamakan Protokol Cleanliness, Health, Safety, & Environmental (CHSE) Sustainable pada Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved