Breaking News:

Pelaku Bisnis Optimistis Ekonomi Makin Membaik di 2021

Memasuki tahun 2021, pelaku bisnis Indonesia memandang optimistis bahwa ekonomi akan semakin membaik.

dok. Grant Thornton Indonesia
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Grant Thornton merilis laporan tahunan Grant Thornton International Business Report (IBR) terkait perkembangan bisnis dan ekonomi dalam 12 bulan ke depan.

Memasuki tahun 2021, pelaku bisnis Indonesia memandang optimistis bahwa ekonomi akan semakin membaik.

Baca juga: Presiden Jokowi Optimis Ekonomi Indonesia Bangkit 2021

Baca juga: Airlangga Hartarto: Kita Telah Melewati Posisi Terendah Ekonomi Pada Triwulan II

Hal ini diyakini oleh 79 persen responden, angka tersebut naik signifikan dari level 56 persen pada survei IBR di pertengahan tahun 2020.

Angka ini cukup menggembirakan karena menempatkan pelaku bisnis Indonesia di peringkat 2 dunia setelah China terkait optimisme pelaku bisnis secara global.

CEO Grant Thornton Indonesia Johanna Gani memberikan pandangan tahun ini merupakan tahun yang berat bagi hampir seluruh sektor ekonomi.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi akan sangat ditentukan dengan pengendalian pandemi dan efektivitas dari vaksinasi.

"Salah satu kunci lain pemulihan ekonomi adalah menumbuhkan daya beli masyarakat dengan memastikan kelancaran percepatan penyerapan anggaran bantuan sosial dan berbagai stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli," tutur Johanna, Selasa (22/12/2020).

Terkait kebijakan new normal di tahun 2021, sebanyak 55 persen dari pelaku bisnis Indonesia meyakini orang-orang akan kembali bekerja di kantor, meskipun 32 persen pelaku bisnis lainnya berpendapat akan lebih banyak perusahaan masih menerapkan Working from Home (WFH).

"Pelaku bisnis Indonesia juga berpendapat tantangan terbesar dalam mengatasi pandemi Covid-19 secara nasional adalah terkait perilaku masyarakat yang belum disiplin dalam mengikuti berbagai protokol kesehatan serta kebijakan yang diambil Pemerintah," kata Johanna.

"Tantangan tersebut diikuti dengan kepentingan-kepentingan politis yang dirasa masih berperan dominan atas kebijakan maupun regulasi yang diterapkan," tambahnya.

Seperti diketahui tahun 2020, menjadi tantangan besar bagi keberlangsungan ekonomi global, termasuk Indonesia.

Pandemi virus Covid-19 telah berdampak pada seluruh sektor usaha yang membuat perekonomian Indonesia melambat.

Ekonomi Indonesia pun secara resmi memasuki fase resesi setelah mengalami minus dalam dua kuartal berturut-turut yaitu minus 5,32 persen pada kuartal II dan minus 3,49 persen pada kuartal III di tahun 2020.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved