Breaking News:

Bermitra dengan Emiten Energi, ABB Power Grids Pastikan Pasokan Listrik Berkelanjutan

microgrid ini memanfaatkan tenaga surya untuk membantu mengurangi jejak karbon ITM dalam komitmen mengurangi emisi karbon

HO/IST/Kontan
ILUSTRASI. Pekerja ABB Power Grids Ltd, perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan. 

Reynas Abdila/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAPT ABB Power Grids Indonesia memastikan pasokan listrik berkelanjutan untuk operasi penambangan off-grid di fasilitas emiten energi PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITM) di Bontang, Kalimantan Timur.

Managing Director Grid Automation di Hitachi ABB Power Grids Massimo Danieli mengatakan pihaknya berkomitmen dalam bermitra dengan ITM dalam tujuan mencapai operasi berkelanjutan yang terdepan.

Menurutnya, lokasi terpencil seperti Bontang, Kalimantan Timur kaya akan sumber energi terbarukan, tetapi lokasi yang berjauhan membuat integrasi ke jaringan listrik menjadi sebuah tantangan.

Baca juga: Terbitnya Aturan Energi Baru Terbarukan Diproyeksi Tekan Ketergantungan pada Sumber Energi Fosil

“Proyek ini menunjukkan bagaimana keberhasilan integrasi pembangkit tenaga surya dengan PowerStoreTM Battery secara signifikan mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi karbon untuk mendorong efisiensi energi dan pertumbuhan yang berkelanjutan tandasnya,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/2/2021).

Terbesar dari jenisnya di Indonesia, microgrid ini memanfaatkan tenaga surya untuk membantu mengurangi jejak karbon ITM dalam komitmen mengurangi emisi karbon sekaligus mengurangi biaya operasional.

Sistem ini diproyeksikan menghasilkan 230 MWh energi dari PV surya setiap tahun, sehingga dapat mengurangi emis CO2 sebesar 192 ton.

“Mewujudkan rencana diversifikasi bisnis jangka panjang kami untuk bisnis yang berkelanjutan, pada 2019, kami memprakarsai proyek pembangkit listrik tenaga surya hybrid 3 MWp, 2MW / 2MWh untuk digunakan sendiri di Bontang,” kata Kirana Limpaphayom, Chief Executive Officer Banpu Power plc (BPP),perusahaan yang terdaftar di Thailand, dalam satu Banpu Grup dengan ITM.

Baca juga: Implementasi Co-firing, Tiga BUMN Kerjasama Penyediaan Biomassa untuk PLTU Batubara

Presiden Direktur ITM Mulianto mengatakan, pihaknya sangat senang jika pencapaian kinerja sesuai yang diharapkan

“Sebagai Perusahaan yang bertanggung jawab, kami juga ingin mendorong konservasi energi sebagai bagian dari komitmen kami untuk meminimalkan dampak lingkungan dan membawa kehidupan yang baik di daerah tempat kami beroperasi dan juga masyarakat sekitar kami,” tutur Mulianto.

Untuk industri padat energi seperti pertambangan, penurunan biaya untuk pembangkit dan penyimpanan daya dengan energi terbarukan merupakan pilihan yang menarik, tetapi suplai daya yang stabil dan andal juga sangat penting untuk keberlanjutan operasi.

Solusi smart microgrid seperti ini mampu memenuhi dua tujuan utama tersebut, sehinga membuka potensi untuk mengurangi biaya pembangkitan, meningkatkan kualitas suplai daya, dengan tidak mengabaikan pentingnya faktor lingkungan

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved