Breaking News:

Ini Dua Keuntungan Jika Kendaraan Konsumsi BBM Pertamax

Pertamina mendorong masyarakat menggunakan bahan bakar minyak yang memiliki kadar oktan tinggi, melalui Program Langit Biru

TRIBUN JABAR/ZELPHI
Suasana antrian kendaraan roda dua dan kendaraan angkutan umum untuk mengisi bahan bakar Pertalite dengan harga diskon di SPBU 34-40510 Jalan HMS Mintareja SH, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (11/01/2021). Pihak Pertamina menurunkan harga jual Pertalite sebesar Rp. 1.200 per liter di beberapa SPBU di sejumlah kota di Jawa, Madura dan Bali. Dengan harga jual seharga Premium, Pihak Pertamina mengajak warga pengguna kendaraan beralih ke bahan bakar lebih baik, rendah emisi sehingga tercipta pengurangan polusi udara dan lingkungan yang sehat. Program harga hemat ini sebagai Program Langit Biru dari Pertamina untuk mengurangi kadar polusi dari emisi gas buang kendaraan. (Tribun Jabar/Zelphi) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mendorong masyarakat menggunakan bahan bakar minyak (BBM) yang memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi, melalui Program Langit Biru.

Adapun jenis BBM yang memiliki kadar oktan tinggi yaitu Pertalite dengan RON 90, Pertamax RON 92, dan Pertamax Turbo RON 98.

Baca juga: Jokowi: Pembangunan Tol Langit Bukan Hanya untuk Kepentingan Ekonomi

Direktur Executive Energy Watch Mamit Setiawan menilai, penggunaan BBM yang memiliki kadar oktan tinggi, tidak hanya baik untuk lingkungan saja. Tetapi, pengeluaran masyarakat juga lebih hemat dari sisi perawatan kendaraan dan penggunaan BBM.

"Ada dua efisiensi, pengeluaran biaya membeli BBM dan biaya perawatan. Ini pengalaman saya sendiri, bukan mengada-ada, karena saya membandingkan menggunakan Premium dan Pertamax," kata Mamit saat dihubungi, Jakarta, Jumat (20/2/2021).

Baca juga: Pertamina Disarankan Gandeng Komunitas untuk Genjot Penggunaan BBM Ramah Lingkungan

Menurutnya, BBM RON 90 ke atas akan menghasilkan pembakaran mesin kendaraan lebih sempurna, sehingga kinerja mesin menjadi optimal dan jarak tempuhnya pun lebih jauh.

Jadi, kata Mamit, meskipun harga Premium lebih murah dibanding Pertamax maupun Pertalite. Tetapi, jika dihitung dari jarak tempuhnya, pasti lebih hemat menggunakan Pertamax.

"Ini saya bandingkan, saya punya dua motor. Satu pakai Premium, satu lagi pakai Pertamax. Setelah saya coba ke kantor, motor memakai Premium habis 2 liter pergi-pulang, tetapi yang Pertamax lebih lama mengisi BBM lagi," papar Mamit.

"Kemudian, tarikan motor yang gunakan Pertamax juga lebih enak," sambung Mamit.

Selain itu, ketika motor dibawa ke bengkel untuk servis, kendaraan yang menggunakan Premium, karburator dan filternya sangat kotor dibanding yang diisi Pertamax.

"Secara biaya perawatan lebih hemat yang gunakan Pertamax, karena saya tidak perlu mengganti filter karena pembakaran mesin lebih sempurna," ucap Mamit.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved