Breaking News:

Jokowi: Pembangunan Tol Langit Bukan Hanya untuk Kepentingan Ekonomi

Dalam pembangunan tol langit, pemerintah meluncurkan sejumlah program, salah satunya penyediaan kapasitas satelit multifungsi bernama Satria.

Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Tangkapan layar video kerumunan warga sambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Maumere, NTT, yang beredar di media sosial. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dalam lima tahun terakhir ini pemerintah telah bekerja keras membangun konektivitas nasional.

Mulai dari pembangunan tol laut, jaringan rel kereta api, pembangunan jalan tol, pembangunan jalan-jalan di perbatasan, pembangunan bandara, dan pembangunan pelabuhan, hingga pembangunan tol langit.

"Pemerintah juga membangun konektivitas digital yang menghubungkan masyarakat di pelosok tanah air melalui tol langit," kata Presiden dalam Peluncuran Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19, Jumat (26/2/2021).

Pembangunan tol langit tersebut kata Presiden bukan untuk kepentingan ekonomi saja. Melainkan juga untuk kemajuan bangsa Indonesia, baik itu kesehatan, pendidikan, maupun budaya.

Baca juga: Perjalanan Gibran, Putra Sulung Jokowi Menjadi Wali Kota Solo, Resmi Dilantik Hari Ini

Baca juga: Jadi Kota Paling Toleran di Indonesia Tahun 2020, Wali Kota Salatiga Bocorkan Kunci Suksesnya

"Ini juga untuk merangkai negara kita yang sangat besar ini, yang ber pulau-pulau untuk mempercepat pelayanan pendidikan, untuk mempercepat pelayanan kesehatan, untuk mendukung sinergi budaya nusantara, dan tentu saja untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan kita sebagai sebuah bangsa besar," katanya.

Dalam pembangunan tol langit, pemerintah meluncurkan sejumlah program, salah satunya penyediaan kapasitas satelit multifungsi pemerintah bernama Satria yang merupakan singkatan dari Satelit Indonesia Raya pada kuartal III 2023.

"Selain itu melalui pembangunan menara-menara BTS, program Digital talent scholarship dan gerakan nasional literasi digital," ujarnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved