Breaking News:

Kasus Suap Pegawai Pajak

Anak Buah Terlibat Dugaan Suap, Komisi XI : Dirjen Pajak Harus Tanggung Jawab

"KPK jangan ragu, tapi segera bertindak demi kepentingan rakyat," ujar Kamrussamad

Arief/Man (dpr.go.id)
Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Kamrussamad medorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyelidikan terhadap dugaan suap yang dilakukan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. 

"KPK jangan ragu, tapi segera bertindak demi kepentingan rakyat," ujar Kamrussamad kepada wartawan, Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Menurutnya, penerimaan negara di sektor perpajakan selama pandemi Covid-19 mengalami penurunan tajam, sehingga sangat disesalkan jika terdapat korupsi di lingkungan Ditjen Pajak. 

"Kesejahteraan pegawai pajak sudah luar biasa, bahkan pelayanan vaksin pun kami minta diprioritaskan," ucap politikus Gerindra itu. 

Baca juga: Sri Mulyani Pecat Pegawai Pajak yang Diduga Terlibat Kasus Suap

"Tapi kenyataan menghianati amanat reformasi perpajakan. Dirjen Pajak (Suryo Utomo) harus bertanggung jawab," sambung Samad. 

Baca juga: KPK Masih Enggak Beberkan Rincian Kasus Suap di Dirjen Pajak Kemenkeu

KPK menyatakan tengah melakukan penyidikan terkait kasus dugaan suap pajak di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Namun Wakil Ketua KPK Alexander Marwata belum bisa mengungkap identitas yang sudah dijadikan tersangka dalam kasus ini.

Baca juga: Sri Mulyani: Penangkapan Pejabat Pajak oleh KPK dari Aduan Kasus Awal 2020

"Kami sedang penyidikan betul, tapi tersangkanya nanti dalam proses penyidikan itu kan mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka, ini yang sedang kami lakukan," ucap Alex, panggilan Alexander, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021).

Dijelaskan Alex, modus kasus rasuah ini diawali dari pihak wajib pajak yang memberikan sejumlah uang supaya nilai pembayaran pajaknya menjadi rendah. 

Halaman
12
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved