Breaking News:

Tren Perangkai Bunga di Masa Pandemi

Di masa pandemi, banyak komponen atau material yang sulit didapatkan oleh perangkai untuk mempercantik rangkaian

Tribunnews/Herudin
Pedagang sedang menata rangkaian bunga di kiosnya, di Rawa Belong, Jakarta Barat, Sabtu (13/2/2021). Menjelang hari kasih sayang atau valentine day, pembeli bunga dan pernak-pernik di Rawa Belong semakin sepi. Hal itu dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang masih tinggi di DKI Jakarta. Tribunnews/Herudin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Bunga tidak hanya selalu menjadi unsur keindahan.

Namun juga sebagai penyampai bahasa atau sarana untuk mengungkapkan perasaan. Oleh para florist atau perangkai kerap disebut sebagai bahasa bunga.

Oleh karenanya bunga selalu dihadirkan dalam berbagai peristiwa atau acara penting.

Bisa saja dalam acara bahagia seperti pernikahan, wisuda, ulangtahun dan sebagainya.

Tidak terlupa pula peristiwa berbelasungkawa seperti kematian atau kemalangan pada sanak saudara, bunga kerap jadi perwakilan.

Tentu saja, bunga yang disajikan harus sesuai dengan momentum.

Tidak hanya memahami bahasa bunga dan menyajikan padupadan bunga, perangkai bunga harus pula menyesuaikan pada situasi saat ini.

Baca juga: Legislator Golkar Ingatkan Masyarakat Pentingnya Gotong Royong di Tengah Pandemi

Di masa pandemi, banyak komponen atau material yang sulit didapatkan oleh perangkai untuk mempercantik rangkaian.

Karenanya banyak inovasi yang diutamakan saat merangkai.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved