Breaking News:

Menhub: Regulator dan Operator Perlu Berkolaborasi untuk Wujudkan Transportasi yang Nyaman dan Sehat

Budi Karya juga mengungkapkan, pada masa pandemi Covid-19 ini ada perubahan perilaku masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Manajemen rekayasa lalu lintas pembangunan proyek pembangunan MRT Jakarta fase 2A di sekitar kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (26/2/2021). Rekayasa yang dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di tengah pembangunan proyek MRT Jakarta fase 2A. Adapun MRT fase 2A akan dibangun sepanjang 2,6 kilometer (km), menghubungkan Bundaran HI ke Harmoni. Nantinya akan ada pengerjaan lintasan bawah tanah dan dua stasiun pada proyek fase 2A ini. Bulan Maret akan ada dua tahap pembangunan penting dalam proyek ini. Dua tahap itu adalah pengerjaan tunelling alias lintasan bawah tanah dan pembangunan Stasiun MRT Thamrin. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan untuk membangun transportasi yang aman, nyaman dan sehat tentu tidak bisa diwujudkan tanpa adanya kerjasama dari berbagai pihak.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk mewujudkan transportasi publik yang aman, nyaman dan sehat untuk masyarakat.

"Maka dari itu, perlu adanya kolaborasi bersama stakeholder dan juga para operator transportasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat di tengah pandemi ini," kata Budi Karya dalam keterangannya, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Bos Sriwijaya Air: Larangan Mudik Memukul Bisnis Jasa Transportasi Udara

Baca juga: Mulai 6 Hingga 17 Mei 2021 Semua Moda Transportasi Tak Boleh Beroperasi

Baca juga: Terbitkan PM No 13 Tahun 2021, Kemenhub Larang Operasional Transportasi, Berlaku 6 Mei

Budi Karya juga mengungkapkan, pada masa pandemi Covid-19 ini ada perubahan perilaku masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.

Saat ini, masyarakat lebih sering menggunakan angkutan perkotaan untuk melakukan mobilitas.

"Maka dari itu, regulator dan operator tentunya harus bersama-sama mewujudkan transportasi publik yang aman, nyaman dan sehat untuk kepentingan bersama," ujar Budi Karya.

Budi Karya juga menjelaskan, untuk dapat mewujudkan transportasi yang aman, nyaman dan sehat juga dibutuhkan peran masyarakat sebagai pengguna.

"Kita juga harus melakukan edukasi kepada para pengguna transportasi yaitu masyarakat, agar budaya bertransportasi yang aman, nyaman dan sehat di tengah pandemi ini bisa terwujud," ujar Budi Karya.

Menurut Budi Karya, transportasi yang aman, nyaman dan juga sehat harus diwujudkan terutama saat ini tantangan baru di moda angkutan umum memiliki tantangan yaitu mencegah penyebaran Covid-19.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved