Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Diperkirakan 420 Ribu Orang dari Sumatera Akan Kembali ke Jawa

ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, sebanyak 420 ribu orang menyeberang dari Merak ke Bakauheni mulai 22 April hingga 14 Mei 2021.

Ria Anatasia
Dirut PT ASDP Ira Puspadewi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, sebanyak 420 ribu orang menyeberang dari Merak ke Bakauheni mulai 22 April hingga 14 Mei 2021.

Pada Selasa (18/5) kemarin terjadi puncak pergerakan penumpang di Bakauheni yang mencapai 33 ribu penumpang.

Dan pada Rabu (19/5) dan Kamis (20/5) tercatat sekitar 30 ribu penumpang per harinya yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa.

Baca juga: Menhub: Nyebrang dari Sumatera ke Jawa Wajib Tes Rapid Antigen

Sehingga, total penumpang yang telah menyeberang dari Bakauheni menuju Merak sejak 15 Mei 2021 atau H+1 Idul Fitri hingga Sabtu (21/5) pukul 08.00 atau H+7 sebanyak 138.066 orang, dan total kendaraan sebanyak 39 ribuan unit.

"Jika dibandingkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada periode pra larangan mudik kemarin sekitar 420 ribu penumpang, maka yang kembali dari Sumatera sekitar 138.066 orang atau baru 33 persen," jelas Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, (22/5/2021).

"Masih kurang sebanyak 282 ribuan atau sekitar 67 persen lagi," sambungnya.

Baca juga: ASDP: 38.201 Penumpang Lakukan Perjalanan Lebih Awal Tinggalkan Jawa Menuju Sumatera

Sementara, untuk total kendaraan yang menyeberang pada pra larangan mudik kemarin dari Merak ke Bakauheni tercatat mencapai 125 ribu kendaraan.

"Adapun total kendaraan yang sudah kembali dari Sumatera ke Jawa hingga H+7 baru sekitar 39 ribuan unit atau baru sekitar 31 persen. Masih ada sekitar 85 ribuan kendaraan atau 69 persen yang belum kembali," ujar Ira kembali.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada seluruh petugas Posko Lebaran 2021 agar memperketat pengecekan syarat rapid antigen kepada seluruh penumpang penyeberangan.

Khususnya, pengecekan ini untuk para penumpang yang melintas Pelabuhan Bakauheni menuju Merak guna memastikan para penumpang dari Sumatera negatif Covid-19 dan tidak membawa virus ke daerah-daerah lain.

"Memang harus ada upaya lebih dari kita untuk menekan angka Covid-19 ini untuk melakukan mandatory checking rapid antigen bagi seluruh penumpang penyeberangan, terutama jalur Sumatera-Jawa," jelas Menhub Budi.

"Jangan sampai ada yang lolos, karena banyak cara yang mungkin dilakukan, kita harus melakukan kontrol dengan baik," pungkasnya.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved