Breaking News:

Sembilan Rekomendasi UI ke Pemerintah untuk Pulihkan Ekonomi

Dalam butir rekomendasinya, UI menyarankan pemerintah mencari titik tengah antara kepentingan sektor kesehatan dan ekonomi. 

screenshot
Rektor UI Ari Kuncoro. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) memberikan sembilan rekomendasi kebijakan ke pemerintah terkait strategi pemulihan ekonomi Indonesia. 

Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro mengatakan, dalam butir rekomendasinya, UI menyarankan pemerintah mencari titik tengah antara kepentingan sektor kesehatan dan ekonomi. 

"Tentu ini tidak mudah, namun kalau semua unsur pemangku kepentingan di masyarakat mau bekerja sama dan berkolaborasi, hal yang sulit pun dapat menjadi mudah untuk dilakukan," kata Ari dalam keterangannya, Selasa (8/6/2021).

Sembilan poin rekomendasi kebijakan UI untuk pemerintah tersebut adalah:

1. Koordinasi dan sinkronisasi antar lembaga di sektor moneter, keuangan dan fiskal perlu ditingkatkan untuk menjaga harmonisasi orkestra kebijakan, sehingga sentimen pasar tetap positif dan stabil. 

Baca juga: Ekonom Indef Sebut Gitaris Slank Tak Pantas Jadi Komisaris Telkom, Simak Profil Singkat Abdee Slank

Menjaga stabilitas indikator makroekonomi bertujuan mempertahankan kredibilitas, stabilitas dan menjaga sentimen pasar yang positif.

Baca juga: Di Rapat DPR, Sri Mulyani Bicara Cari Utang dari Luar Negeri hingga SWF di 2022

2. Pemerintah harus melakukan langkah-langkah strategis dalam investasi publik jangka panjang, sekaligus memperhatikan kesinambungan fiskal jangka panjang. 

Kondisi pandemi menyebabkan terjadinya accidental transformation dan berlangsung dalam kurun waktu yang cukup panjang menimbulkan potensi terjadinya perubahan struktural dalam perekonomian. 

Baca juga: Defisit APBN 2021 Makin Manjadi-jadi, Hingga April 2021 Meroket 85,5 Persen Senilai Rp 138,1 Triliun

3. Otoritas fiskal dan moneter harus mengambil langkah-langkah strategis untuk soft landing & exit strategy dalam pembiayaan pemulihan ekonomi nasional. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved