Breaking News:

Ajak Generasi Muda Ikut Gerakan Inisiatif Listrik Tenaga Surya untuk Realisasikan Target EBT

Saat ini sektor energi menjadi wadah inovasi yang tepat bagi generasi muda sehingga saat ini mereka diupayaka meningkatkan pemahaman teknis, finansial

Pertamina
Pertamina menghadirkan penyediaan energi terbarukan, melalui solar panel yang dapat memasok kebutuhan listrik 7.000 watt di Masjid At-Tanwir Muhammadiyah, Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajak generasi muda untuk menjadi aktivis energi bersih, untuk mempercepat pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) khususnya energi surya.

Dengan menggandeng Society Renewable Energy (SRE), melalui webinar series bertajuk Gerakan Insiatif Listrik Tenaga Surya, para anak muda akan dibekali ilmu dan pengalaman teknis-komersial tekait pembangkit listrik tenaga surya atap, atau solar rooftop.

"Dengan berbagai challenge saat ini, realisasi pemanfaatan EBT sekitar 11 persen.

Sesuai Kebijakan Energi Nasional, ditargetkan meningkat menjadi 23 persen tahun 2025," jelas Koordinator Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian ESDM, Ariana Soemanto dalam keterangan yang diperoleh, (13/6/2021).

"Di sisi lain, dari total potensi EBT sekitar 400 Giga Watt, 50 persen diantaranya atau yang terbesar adalah solar energy.

Baca juga: Menkeu Sri Mulyani: Tidak Mudah bagi PLN Beralih ke Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

Ini peluang bagi generasi muda untuk ikut aktif mempercepat pemanfaatan solar rooftop Indonesia," sambungnya.

Direktur Tropical Renewable Energy Center Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Dr. Ing Eko Adhi Setiawan menyampaikan, bahwa sektor energi menjadi wadah inovasi yang tepat bagi generasi muda.

Langkah ini terus didorong dalam upaya meningkatkan pemahaman teknis, finansial, dan pengalaman dalam mengembangkan bisnis di sektor EBT terutama energi surya.

"Justru sekarang ini semua sedang bergeliat, yang utility company sedang berpikir bagaimana bisa bertahan bisa bermain sektor energi ke depan dengan teknologi yang membuat (harga) murah," ucap Edo.

"Pengalaman berpikir dan berinovasi akan mandek jika tidak mengembangkan dari sekarang," pungkasnya.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved