Breaking News:

Begini Kata Akademisi Terkait Impor Gold Casting Bar

Polemik impor emas yang digunakan untuk bahan baku beberapa industri emas, ternyata sudah lumrah dilakukan.

FORBES
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM , JAKARTA - Polemik impor emas yang digunakan untuk bahan baku beberapa industri emas, ternyata sudah lumrah dilakukan.

Persepsi perbedaan perhitungan bea masuk harus diluruskan.

Menurut Deni Ferdian, ST, M.Sc, Dosen Metalurgi Universitas Indonesia (UI), impor emas gold casting bar dengan kategori pos tarif 7108.12.10 merupakan impor emas dalam bentuk bongkah, ingot, atau batang tuangan.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam Rp 12.000 ke Level Rp 928 Ribu Per Gram

“Impor casting adalah yang umum, atau impor raw material yaitu berupa bahan baku, untuk Antam ya berarti bahan bakunya emas itu,” kata Deni, Kamis (17/6/2021).

Menurut Deni, impor casting bar bisa dipastikan harganya lebih murah, dan emasnya dalam bentuk batang tuangan.

Oleh industri nantinya akan diolah menjadi produk jadi melalui pabrik pengolahan dan pemurnian

“Impor casting bar dalam bentuk cetak biasaya 1 kg guna memudahkan transportasi logistiknya,” lanjutnya.

Ia melanjutkan, proses utama pada cara pembuatan emas ini yaitu melalui pencetakan (molding) dan penuangan (pouring).

Dimana ketika logam mulia sudah mulai dipanaskan dan dilebur, selanjutnya akan dituangkan ke dalam cetakan saat masih berbentuk cair.

“Cetakan yang dibuat juga beraneka ragam sesuai dengan berat tertentu. Logam mulia cair tadi akan cepat padat,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved