Breaking News:

Pemprov Gorontalo Kolaborasi dengan Mbizmarket Dukung UMKM Go Digital Lewat Program Potali

Upaya digitalisasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah terus di dorong agar terjadi transparansi dalam setiap transaksi.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Upaya digitalisasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah terus di dorong agar terjadi transparansi dalam setiap transaksi.

Guna mendukung penerapan tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan marketplace Mbizmarket.

Mbizmarket akan menjadi mitra Pemprov Gorontalo dalam memanfaatkan platform e-commerce untuk pengadaan barang dan jasa kebutuhan pemerintah Provinsi Gorontalo, melalui program yang diberi nama Pasar Online Gorontalo Lipu’u atau Potali.

Baca juga: Lulus Kuliah Jualan Online, UMKM Malang Raih Omzet Puluhan Juta per Bulan Lewat Marketplace

CEO PT Brilliant E-commerce Berjaya, pengelola Mbizmarket Rizal Paramarta, mengatakan sebagai mitra Bela Pengadaan, pihaknya bangga terpilih sebagai marketplace yang mendukung program Potali.

"Kami berharap dukungan kami dapat memberikan solusi dalam pengadaan barang/jasa di lingkungan pemerintah provinsi Gorontalo. Mbizmarket juga siap membantu pertumbuhan UMKM di Gorontalo dengan membuka jaringan pasar dan akses yang lebih luas," ungkap Rizal, Senin (28/6/2021).

Baca juga: Peringati Hari UMKM Internasional, Ini Perbedaan Usaha Mikro dan Bisnis Kecil

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, menyampaikan diberlakukannya Perpres 12/2021 tentang perubahan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah penting untuk memperbaiki tata kelola pengadaan barang/jasa.

"Perpres ini juga menurunkan permasalahan korupsi dalam tender pengadaan pemerintah, meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan meningkatkan kecepatan penyerapan anggaran. Diharapkan dengan diterapkan Perpres ini, kebocoran dan penyimpangan yang kerap terjadi dalam tender PBJ dapat dicegah atau setidaknya diminimalisasi," tutur Rusli.

Dalam rangka mendorong UMKM dan koperasi untuk go digital, serta melibatkan mereka pada pengadaan pemerintah, Pemprov Gorontalo memanfaatkan Mbizmarket yang merupakan mitra program Bela Pengadaan yang dikembangkan oleh LKPP.

Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP) Setya Budi Arijanta, mengungkap melalui program Bela Pengadaan, yaitu program untuk mendukung UMKM Go Digital, pelaku usaha UMKM dipermudah untuk untuk dapat menjadi merchant di marketplace dan barang/ jasanya dapat dibeli oleh pemerintah.

"Pemilik usaha UMKM artinya dapat bersaing di sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah (PBJB) dan diharapkan transaksi dapat berjalan secara transparan," jelas Setya.

Mbizmarket sendiri telah terdaftar dan resmi sejak awal 2021 menjadi mitra program Bela Pengadaan, program yang dibesut oleh LKPP.

Bela Pengadaan merupakan program yang diinisasi dan dikelola Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang bertujuan untuk memudahkan belanja pemerintah serta mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil (UMK).

Melalui kolaborasi Bela Pengadaan dan marketplace, diharap dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengadaan barang/jasa pemerintah.

Mbizmarket kini telah dipercaya dan dimanfaatkan oleh sembilan pemerintah provinsi di Tanah Air sejak awal 2020, mulai dari provinsi Jawa Barat, lalu dilanjutkan Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Sumatera Barat, Riau, Banten dan kini provinsi Gorontalo.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved