Breaking News:

Pendidikan Ekonomi Syariah di Indonesia Ingin Maju, Begini 3 Langkah dari Gubernur BI

Indonesia kini terus melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan pendidikan ekonomi syariah

ist
Gubernur BI Perry Warjiyo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia kini terus melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan pendidikan ekonomi syariah untuk meningkatkan kemampuan dan potensi sumber daya manusia (SDM) berbasis syariah.

Bank Indonesia melalui Gubernur Perry Warjiyo mengungkapkan, pihaknya juga terus mendukung pengembangan hal tersebut.

Baca juga: Menparekraf: Wisatawan Nusantara Dorong Pemulihan Sektor Pariwisata

Menurutnya, terdapat 3 langkah penting untuk mengembangkan pendidikan ekonomi syariah.

Pertama, seluruh pihak harus bersama-sama mengambil peran dalam membangun ekonomi syariah.

Seperti di sektor pendidikan di kampus/Universitas, maupun perusahaan-perusahaan tempat mahasiswa melakukan kuliah kerja praktik.

Baca juga: Menteri Trenggono: Tual Bisa Jadi Bursa Perikanan Dunia

Kemudian, sertifikasi juga dinilai sangat penting untuk mendukung kewirausahaan di bidang ekonomi syariah, termasuk di lingkungan pesantren.

"Setidaknya tiga langkah berikut ini perlu kita lakukan. Yang pertama kita perlu mengembangkan berbagai upaya bersama untuk mempercepat pendidikan dan pelatihan vokasi serta sertifikasi,” jelas Perry dalam acara KNEKS secara virtual, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Wapres Minta Konversi BPD ke Bank Syariah Dipercepat

“Yang tentu saja hal tersebut mendukung pengembangan ekonomi keuangan syariah," sambungnya.

Langkah kedua, menurut Perry, pusat-pusat kajian ekonomi keuangan syariah di lembaga-lembaga pendidikan harus diperkuat dan diperluas.

Baik itu di lingkungan desa atau pun di kampus dan lembaga swadaya masyarakat.

Dan langkah ketiga adalah, seluruh pihak terus membudayakan ekonomi syariah dan melakukan inovasi, serta pengembangan keilmuan untuk terus membangun kompetensi.

“Bank Indonesia senantiasa mendukung kegiatan tersebut. Kami juga melakukan upaya-upaya di pusat kajian, dan Departemen Keuangan Ekonomi Syariah Bank Indonesia menjadi salah satu tonggak kami,” pungkas Perry Warjiyo.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved