Breaking News:

Bisnis Daur Ulang Sampah Raup Omzet Miliaran, Bisa Tekan Angka Kemiskinan

Saat ini sudah banyak industri daur ulang sampah yang bekerja sama dengan puluhan ribu pemulung di Indonesia.

Shutterstock
Ilustrasi sampah plastik 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bisnis daur ulang sampah ternyata bisa membantu mendatangkan cuan.

Di sisi lain, jika cukup berhasil, bisnis daur ulang sampah sangat membantu mengurangi tingkat kemiskinan di RI.

Saat ini sudah banyak industri daur ulang sampah yang bekerja sama dengan puluhan ribu pemulung di Indonesia.

"Bisnis daur ulang menciptakan lapangan pekerjaan bagi banyak orang dengan menjadi pengumpul sampah kemasan, dan memberikan pendapatan bagi yang mengelola sampah kemasan tersebut," ucap Packaging and Waste Collection Manager, Sustainable Development Department Danone Indonesia Annie Wahyuni dalam diskusi virtual di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Krisis Sampah di Indonesia, Seberapa Penting Pemakaian Kemasan Guna Ulang?

Annie mengaku sudah menggeluti bidang ini selama delapan tahun.

Selain membantu dari sisi finansial, pihaknya juga membantu pemulung untuk mendapatkan BPJS Jamsostek dan BPJS Kesehatan.

"Itu penting karena salah satu risiko di kerja daur ulang ini ialah kecelakaan. Kita ajak pemulung di sektor informal untuk gabung di Recycle Business Unit (RBU/ untuk mengelola sampah botol plastik) karena di RBU lebih bagus finansialnya, lebih savety," paparnya.

Baca juga: Sampah Limbah Medis Berserakan Pinggir Jalan di Kawasan Purwamekar Purwakarta

Sementara di bidang pendidikan terang dia sejumlah anak pemulung diberi beasiswa agar memperoleh pendidikan yang setara dengan anak lain.

Annie menegaskan, upaya mendaur ulang sampah ini perlu langkah kolaborasi. Karena sangat berkontribusi mengurangi sampah di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Sanusi
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved