Breaking News:

OKEx Menghadirkan Layanan P2P di Indonesia Secara Gratis

P2P Trade juga secara langsung terhubung ke akun OKEx trader, yang merupakan fiat onramp penting untuk pertukaran.

CPA Canada
Ilustrasi aset kripto. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - OKEx, bursa mata uang kripto dan derivatif terkemuka di dunia telah membuka dan memperluas layanannya dengan perdagangan P2P sejak 27 Januari yang mendukung mata uang fiat dengan berbagai metode pembayaran.

Setiap pengguna OKEx akan dapat membeli dan menjual 15 jenis cryptocurrency dengan nol biaya transaksi menggunakan mata uang lokal pilihan mereka (mendukung 28 pilihan negara) termasuk rupiah dengan pilihan metode pembayaran termasuk Bank Transfer, OVO dan Dana.

Selain itu, kehadiran OKEx P2P dapat menjadi alternatif bagi para pengguna OKEx untuk memudahkan transaksi crypto to fiat ataupun sebaliknya.

Dan dapat menjadi pasar yang ideal didorong oleh interkoneksinya dengan rangkaian layanan kripto dan keuangan kripto terluas yang saat ini ditawarkan dalam satu platform.

Baca juga: Enam Juta Masyarakat Indonesia Jadi Investor Aset Kripto, Segini Nilai Transaksinya

Platform OKEx P2P telah melayani pengguna yang bertransaksi dalam rupee India (INR), Renminbi China (CNY) dan dong Vietnam (VNR), dan telah terbukti menjadi pasar populer bagi para pedagang untuk melakukan transaksi fiat-ke-kripto tanpa biaya satu sama lain menggunakan berbagai metode pembayaran lokal.

P2P Trade juga secara langsung terhubung ke akun OKEx trader, yang merupakan fiat onramp penting untuk pertukaran dan memungkinkan trader mengakses ekosistem perdagangan OKEx yang lebih luas.

Berkat perluasan layanannya, P2P Trade juga akan mendukung 14 metode pembayaran baru termasuk transfer bank, Yandex Money, JazzCash, OVO, dan Mercadopago.

"Kami selalu mencari cara untuk membuat orientasi pengguna lebih mudah dan membeli cryptocurrency tanpa gesekan dan senyaman mungkin. Dengan memberi pelanggan kami kemampuan untuk membeli dan menjual crypto dengan mata uang lokal mereka dan metode pembayaran pilihan, kami dapat memasuki ruang crypto lebih mudah bagi orang-orang di seluruh dunia," ujar CEO OKEx Jay Hao dalam keterangannya, Senin (26/7/2021).

Tanggapan pemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pandemi dalam bentuk pelonggaran kuantitatif yang tidak terkendali dan inflasi jumlah uang beredar telah menyebabkan peningkatan minat pada cryptocurrency.

Baca juga: Pengelolaan Perdagangan Kripto Perlu Dikelola Secara Cermat

Dari investor makro terkenal seperti Paul Tudor Jones dan Stanley Druckenmiller hingga investor institusi seperti MicroStrategy dan Manulife, telah terjadi perubahan sikap terkait aset digital.

Menurut data terbaru, pencarian Google untuk Bitcoin di Argentina telah mencapai rekor tertinggi karena negara tersebut menghadapi tingkat inflasi tahunan lebih dari 40%.

“Semakin banyak orang melihat Bitcoin dan aset digital lainnya sebagai alternatif yang layak untuk fiat. Baik untuk melindungi kekayaan mereka dari dampak inflasi yang menghancurkan atau karena potensinya yang terbukti untuk apresiasi modal, kami senang dapat menawarkan lebih banyak cara untuk berinvestasi di kelas aset alternatif ini," tambah Jay Hao.

Tempat cryptocurrency dan pertukaran derivatif terkemuka di dunia, OKEx menawarkan pasar paling beragam di mana pedagang crypto global, penambang, dan investor institusi datang untuk mengelola aset crypto, meningkatkan peluang investasi, dan risiko lindung nilai.

OKEx menyediakan perdagangan spot dan derivatif  termasuk futures, perpetual swap dan opsi  dari cryptocurrency utama, menawarkan fleksibilitas kepada investor dalam merumuskan strategi mereka untuk memaksimalkan keuntungan dan mengurangi risiko.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved