Breaking News:

Arcstone Kenalkan Peta Jalan Manufaktur Digital untuk Industri 4.0 di Indonesia

Untuk memupuk bakat-bakat manufaktur lokal generasi baru, Arcstone akan berkolaborasi dengan 27 institut dan 5 universitas.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
istimewa
Arcstone 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Arcstone memperkenalkan peta jalan manufaktur digital untuk Indonesia sampai dengan 2025 untuk meningkatkan produk domestik bruto Indonesia hingga 120 miliar dolar AS .

Melalui sistem eksekusi manufaktur (MES) dan perangkat lunak mata rantai pasokan yang lengkap, peta jalan Arcstone berfokus pada tiga bagian, yaitu: merangkul bidang pendidikan, mengembangkan ekosistem penyedia integrasi sistem  dan mendirikan pusat demonstrasi.

Untuk memupuk bakat-bakat manufaktur lokal generasi baru, Arcstone akan berkolaborasi dengan 27 institut dan 5 universitas.

Willson Deng, Chief Executive Officer di Arcstone, mengatakan, industri manufaktur di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Tantangan yang paling penting untuk diatasi adalah pendidikan.

"Prioritas Arcstone saat ini di Indonesia adalah memajukan pemikiran ke arah digitalisasi dan menyelaraskan bakat-bakat lokal yang ada dengan para produsen dan penyedia layanan,” katanya dalam keterangan pers, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Dukung Ekosistem Digital, START CX First Summit 2021 Siap Digelar Akhir Pekan Ini

Dia mengatakan, integrasi solusi dengan perangkat keras yang kompleks adalah kendala yang sering dijumpai, dan hal ini membuat produsen urung mendigitalisasikan usahanya.

Baca juga: Kebocoran Data Ancam Pertumbuhan Ekonomi Digital

Menjawab tantangan tersebut, pihaknya berupaya menciptakan lingkungan yang aman bagi penyedia perangkat keras untuk mengemas produknya dengan solusi digital dan bersama-sama memasuki pasar.

Ekosistem berkelanjutan ini memberi peluang yang lebih luas kepada penyedia perangkat keras, sekaligus memastikan solusi digital tersedia bagi para produsen, dan bisa diintegrasikan dengan mulus.

Beberapa mitra kunci yang akan mendukung ekosistem ini adalah Telkomsel, OMRON Indonesia, dan Wellracom Indonesia, yang merupakan pemain-pemain penting dalam menunjang keberhasilan Industri 4.0 di Indonesia.

Jonathan Marshell Kevin, Indonesia Country Manager Arcstone mengatakan, ekosistem SI yang diciptakan akan membantu penyedia perangkat keras dan perangkat lunak menerapkan solusi mereka secara masal dengan lebih mudah.

Baca juga: Menguak Bocornya 1,3 Juta Data Pengguna Aplikasi eHAC, Siapa Harus Tanggung Jawab? 

"Produsen lokal akan mampu melakukan transformasi digital secara lebih mulus di masa yang akan datang,” katanya.

Di pusat demonstrasi, produsen bisa memvisualisasikan operasional sebuah pabrik pintar dan membayangkan proses digitalisasinya.

Di Oktober 2021 mendatang, Arcstone akan meluncurkan pusat pertama di kantor pusat PIDI, yang memiliki demo produksi makanan dan minuman, serta otomotif secara langsung.

Bayu Giri, perwakilan dari PIDI mengatakan, PIDI 4.0 mempercepat transformasi dan PIDI 4.0 juga merupakan solusi lengkap menuju transformasi industri 4.0 di Indonesia, dan menjadi jendela Indonesia 4.0 kepada dunia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved