Presiden Jokowi Minta 30 Juta UMKM Masuk Sistem Digital pada 2023
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta 30 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia masuk ke dalam sistem digital pada 2023.
Penulis:
Seno Tri Sulistiyono
Editor:
Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta 30 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia masuk ke dalam sistem digital pada 2023.
Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenkomarves RI Odo R.M Manuhutu saat Webinar Digitalisasi Pembiayaan untuk UMKM, Sabtu (18/9/2021).
Menurut Odo, Presiden Jokowi telah meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) mendorong UMKM masuk sistem digital, agar dapat memperluas pasar dan meningkatkan transaksi penjualan.
"Ditargetkan 30 juta UMKM Indonesia masuk ke sistem digital pada 2023," ujar Odo.
Untuk mencapai hal itu, kata Odo, diperlukan sinergi semua pemangku kepentingan dari mulai pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, hingga pelaku UMKM.
Baca juga: Airlangga Resmikan Gedung Inkubasi Wirausaha UMKM di UMJ
"Target tersebut harus juga diimbangi dengan kapasitas literasi dan inklusi keuangan," ucapnya.
Menurutnya, pelaku usaha dan semua pihak juga harus bisa beradaptasi, apalagi data McKinsey menyebut proses digitalisasi Indonesia akibat pandemi mengalami percepatan 10 tahun lebih cepat.
"Untuk itu, ini tantangan, bagaimana kita merespon bagi para pelaku usaha agar bisa bertahan di tengah pandemi. Kita dituntut bersama untuk beradaptasi," ujarnya.