Breaking News:

Kue Lapis Legit Pertama di Jepang yang Halal Semakin Sukses Pesanan Melimpah

Kue lapis legit halal ini buatannya dengan brand Fujisan itu telah mendapat sertifikat halal baru-baru ini dari Asosiasi Halal Jepang (Japan Halal ser

Richard Susilo
Firdaus Priyo Hartomo, penanggung jawab kue lapis legit Yataro Co.Ltd Jepang  yang dua minggu lagi berulang tahun ke 37 tahun. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYOKue Lapis Legit Jepang yang halal semakin sukses di Jepang.

Padahal baru dibuat sejak Mei 2021 dan kini pesanan mulai melimpah, dengan produksi sekitar 200-800  kue ukuran 180 gram, per hari.

"Kita jual 800 yen per kue lewat online internet dan ternyata banyak sekali pemesannya saat ini," papar Firdaus Priyo Hartomo,  penanggung jawab kue lapis legit Yataro Co.Ltd Jepang yang kini memiliki sekitar 2000 karyawan.

Kue lapis legit halal ini buatannya dengan brand Fujisan itu telah mendapat sertifikat halal baru-baru ini dari Asosiasi Halal Jepang (Japan Halal service).

"Pembuatan kue lapis legit Jepang ini dengan resep kuno yang saya pelajari dari berbagai herb yang ada. Tadinya orang Jepang tak percaya masak buat kue pakai herbal? Akhirnya setelah jadi barulah mereka percaya dan malah semakin menyukainya," lanjut Firdaus.

Mulai penelitian dan pengembangan sekitar setahun lalu dilakukan Firdaus bersama staf lainnya.

Sampai akhirnya berhasil dan disetujui CEO perusahaan, akhirnya Mei lalu diproduksi dan mulailah dijual di Jepang.

"Kita tidak melakukan iklan hanya penjualan di internet saja serta dari mulut ke mulut info menyebar serta ikut pameran kemarin di Hamamatsu cho Tokyo, langsung habis terjual."

Selain kue lapis legit brand Fujisan ini juga membuat kue Jepang yang disebut Taiyaki dan saat berpameran di Kota Kasablanca Jakarta, ternyata mencapai penghasilan penjualan  terbesar kotor sekitar 80 juta rupiah dalam 1 minggu, di antara toko masakan Jepang lainnya yang ikut berpameran, lanjutnya.

Kini dengan lapis legit buatan Jepang Firdaus akan tetap mengembangkan lebih lanjut di masa depan dengan membuatnya di Indonesia, bahkan akan diimpor ke Jepang apabila telah dibangun pabriknya di Indonesia.

Saat ini masih penyebaran dan perluasan lebih lanjut kue lapis legit buatannya ke masyarakat Jepang yang juga biasa dipanggil dengan nama Baumkuchen.

"Di Jepang yang menikmati kue lapis legit ini mayoritas wanita antara 20-60 tahunan. Lelaki tampaknya jauh lebih sedikit ketimbang wanita yang sangat menyukainya," papar Firdaus dari Tegal yang memiliki dua putera saat ini.

Penyebaran kue lapis halal tersebut diyakininya akan terus semakin menyebar setidaknya di kalangan kaum muslim karena telah berhasil mendapatkan sertifikat halal sehingga bisa disantap oleh semua kalangan saat ini di Jepang.

Perusahaannya juga memiliki sekolah khusus untuk membuat roti dan makanan. Sementara itu beasiswa sekolah ke Jepang bisa ditanyakan ke email: info@sekolah.biz dengan subyek: Beasiswa ke Jepang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved