Breaking News:

Siap-siap Utang AS Makin Menggunung, Menkeu Yellen Optimis Kongres Setuju Naikkan Ambang Batas

Pemerintah Amerika Serikat rupanya tidak ada pilihan lain untuk mengatasi dalamnya defisit anggaran yang dialami saat ini.

Editor: Choirul Arifin
CNBC
Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen. 

Laporan Reporter Kontan, Maizal Walfajri

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat rupanya tidak ada pilihan lain untuk mengatasi dalamnya defisit anggaran yang dialami saat ini.

Mereka pun siap dengan risiko utang Pemerinah AS akan makin menggunung karena Pemerintah menginginkan Kongres menaikkan batas utang pemerintah federal.

Isyarat itu disampaikan Menteri Keuangan AS Janet Yellen. dia yakin parlemen AS akan menyetujui untuk menggerek batas utang pemerintah federal.

Bila gagal menaikkan batas utang ini, maka akan berujung ke hal yang tidak pernah terbayangkan yakni gagal bayar alias default pada kewajiban pembayaran obligasi.

Yellen menyebut kebijakan menaikkan batas utang federal sebagai tanggung jawab anggota parlemen. Ia yakin Kongres akan melakukan kenaikan batas utang itu setelah penangguhan hukuman sementara habis pada 3 Desember mendatang.

Baca juga: Utang AS Ratusan Ribu Triliun Bikin Resah, Ekonom: Pemerintah Indonesia Perlu Belajar dari Paman Sam

"Begitu Kongres dan pemerintah memutuskan rencana anggaran belanja dan rencana pajak, itu hanya tanggung jawab mereka untuk membayar tagihan yang dihasilkan, ujar Yelen.

"Ini pekerjaan rumah tangga keduanya. Karena memang, kita harus memperdebatkan kebijakan fiskal pemerintah," papar Yellen.

Baca juga: Peringatan Ekonom: Bunga Utang Indonesia Sudah di Ambang Bahaya

Setelah berminggu-minggu pertempuran partisan, Senat menyetujui perubahan utang jangka pendek pada hari Kamis lalu. Ini akan memungkinkan Amerika Serikat untuk menghindari default pada tagihannya sampai 3 Desember.

Baca juga: Gagal Bayar Utang Sudah di Depan Mata, AS Terancam Resesi, Janet Yellen: Waktunya 2 Pekan Lagi

Kendati demikian, Pemimpin Republik Senat Mitch McConnell telah menulis dalam sebuah surat kepada Biden pada Jumat (8/10). Ia mengaku partainya tidak akan membantu partai Demokrat kembali menaikkan batas utang AS.

"Saya tidak percaya presiden mana pun harus membuat keputusan tentang apa yang akan mereka lakukan jika Kongres gagal menaikkan pagu utang. Saya tidak bisa membayangkan kami berada dalam kondisi default pada 3 Desember," jelas Yellen.

Halaman
12
Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved