Rabu, 15 April 2026

Harga Saham IPO Cimory Rp 2.780-Rp 3.160, Mahal atau Murah?

Cisarua Mountain Dairy (Cimory) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas 1,19 miliar saham atau 15 persen saham ke publik.

Editor: Sanusi
Tribunnews/Jeprima
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas 1,19 miliar saham atau 15 persen saham ke publik.

Saham IPO Cimory ditawarkan ke masyarakat di kisaran Rp 2.780 hingga Rp 3.160 per saham.

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, produk yang dijual Cimory pada saat ini hampir sama dengan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ).

Baca juga: Bursa Perdagangan Kripto Dinilai Tingkatkan Kepercayaan Investor

Jika dilihat secara nominal, kata Reza, maka harga saham yang ditawarkan Cimory lebih mahal dibanding harga saham ULTJ saat ini di posisi Rp 1.700.

"Mungkin punya pertimbangan lain dengan menawarkan harga saham lebih mahal, produk yang dijual mereka juga bukan hanya susu atau yogurt tapi ada daging olahan," kata Reza saat dihubungi, Rabu (10/11/2021).

Selain itu, Reza melihat Cimory bukan hanya menjual makanan dan minuman saja, tetapi juga menyediakan tempat wisata yang berada di kawasan Cisarua Puncak, Bogor.

Spot foto instagramable di Cimory On The Valley Semarang, Rabu (26/2/2020).
Spot foto instagramable di Cimory On The Valley Semarang, Rabu (26/2/2020). (TribunTravel/Nurul Intaniar)

"Jadi ini nilai tambah mereka, sehingga mereka menawarkan lebih tinggi harga sahamnya dibanding ULTJ," ucap Reza.

Baca juga: IHSG Hari Ini Bakal Menguji All-time High, Berikut Saham-saham yang Perlu Dicermati

"Tapi Cimory lebih perlu memperluas pasarnya dan membuat produk lainnya lagi ke depan, jangan hanya mengandalkan susu olahannya untuk menjaga kinerja keuangan tetap tumbuh," sambung Reza.

Hingga 30 Juni 2021, Cimory mencatat penjualan naik 115,09 persen menjadi Rp 1,58 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 735,38 miliar.

Laba periode berjalan naik 798,54 persen dari Rp 40,56 miliar menjadi Rp 364,50 miliar, dan total ekuitas sebesar Rp 701,93 miliar.

Kemudian, total aset perseroan naik menjadi Rp 1,39 triliun pada 30 Juni 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 1,08 triliun.

Cimory Bidik Dana Segar Rp 3,76 Triliun

PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory) membidik dana Rp 3,76 triliun dari pasar modal melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia.

Presiden Direktur Grup Chief Executive Officer PT Cisarua Mountain Dairy Farell Sutantio mengatakan, perseroan perlu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas distribusi, di mana saat ini produk yang dihasilkan bermerek Cimory serta Besto dan Kanzler.

Baca juga: Mau Cicil KPR, tapi Bunga Masih Tinggi? Begini Solusinya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved