Breaking News:

Edukasi Pentingnya Peran Minyak Sawit, Apical Group Gulirkan Program Powered by Palm Oil

Apical Group bersama sejumlah stake holder menggulirkan inisiatif minyak sawit berkelanjutan bertajuk Powered by Palm Oil, Rabu (10/11/2021).

Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS/Jeprima
Pekerja memanen tandan buah segar kelapa sawit ke kendaraan pengangkut di Perkebunan sawit di kawasan Bogor, Jawa Barat, Senin (13/9/2021). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perusahaan eksportir minyak kelapa sawit Apical Group berkolaborasi dengan sejumlah stake holder menggulirkan inisiatif minyak sawit berkelanjutan bertajuk Powered by Palm Oil, Rabu (10/11/2021).

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi Apical Group bersama The Roundtable of Sustainable Palm Oil (RSPO), Gabungan Industri MInyak Nabati Indonesia (GIMNI), Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), dan sejumlah Key Opinion Leaders (KOL) dari berbagai industri.

Melalui inisiatif ini, Apical Group ingin meningkatkan praktik bisnis berkelanjutan dan menyadarkan masyarakat khususnya generasi muda bahwa minyak kelapa sawit adalah salah satu bahan yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bernard Riedo, RGE Palm Business Director dari Apical Group mengungkapkan, lewatkegiatan ini pihaknya berbagi pengetahuan kepada generasi muda bahwa hampir setiap produk yang digunakan masyarakat sehari-hari mengandung minyak sawit.

"Selain itu, dalam momentum Hari Pahlawan ini kami berharap para generasi muda dapat menjadi agen perubahan (agent of change) dalam mempromosikan minyak sawit berkelanjutan," ujarnya pada sesi webinar.

Outreach and Engagement Manager RSPO Indonesia Margareth Naulie Panggabean menyatakan mendukung inisiatif Apical yang terus memproduksi produk turunan dari minyak sawit berkelanjutan.

Baca juga: Ini Tiga Daya Tarik Saham Perusahaan Sawit di Masa Pandemi

Pihaknya juga mendukung upaya edukasi Apical kepada generasi muda bahwa membeli produk yang menggunakan minyak sawit berkelanjutan bersertifikat adalah pilihan terbaik untuk ikut berkontribusi pada industri minyak sawit yang lebih berkelanjutan.

Baca juga: Nusantara Sawit Sejahtera Incar Dana Segar Rp 2 Triliun dari Hasil IPO

Direktur Eksekutif GIMNI, Sahat Sinaga menambahkan, selama delapan tahun ini kelapa sawit telah menjadi penopang ekspor selain batu bara. Industri sawit menyerap tenaga kerja dan menjadi penyumbang devisa.

Dia mempertanyakan mengapa Indonesia belum menyadari kenapa seluruh kegiatan ekonomi yang sangat di topang sawit.

Baca juga: Pelaku Pasar Cermati Rencana IPO Nusantara Sawit Sejahtera

"Tanaman ini tumbuh bagus di daerah tropis dengan curah hujan tinggi. Selain itu produksinya mampu memenuhi kebutuhan nasional dan global," ujarnya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved