Breaking News:

Atasi Persoalan Minyak Goreng, Produksi CPO Harus Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri

Menurut Intan, tujuan dari larangan penjualan minyak goreng curah memang baik dalam memberikan keamanan konsumen

Editor: Sanusi
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Pedagang minyak goreng curah di Pasar Baru Indramayu, Jawa Barat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Produksi minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dalam negeri harus memenuhi kebutuhan produsen minyak goreng nasional terlebih dahulu sebelum diekspor.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi VI DPR Intan Fauzi menyikapi larangan penjualan minyak goreng curah mulai 1 Januari 2022, karena kenaikan harganya yang tidak dapat dikontrol.

"Indonesia itu produsen minyak sawit terbesar, oleh karena itu mestinya bisa terserap produsen minyak goreng dalam negeri. Sisanya itu bisa untuk diekspor," kata Fauzi saat dihubungi, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Pemerintah Diminta Temukan Alternatif Minyak Goreng Curah dengan Harga Terjangkau

Diketahui, larangan peredaran minyak goreng curah tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 36 Tahun 2020 tentang Minyak Goreng Sawit Wajib Kemasan.

Menurut Intan, tujuan dari larangan penjualan minyak goreng curah memang baik dalam memberikan keamanan konsumen, karena produk yang sudah dikemas memiliki standarisasi dan jelas proses produksinya.

Baca juga: Rencana Pelarangan Penjualan Minyak Goreng Curah, PKS: Hanya Untungkan Pelaku Usaha Besar

"Makanya ini harus terintegrasi hulu dan hilir, antara perkebunan kelapa sawit, produsen CPO, sampai mata rantai distribusi minyak goreng. Sehingga kita tidak tergantung harga yang fluktuatif dari pasar," tutur politikus PAN itu.

Apalagi, kata Intan, minyak goreng curah merupakan bagian dari sembilan bahan pokok atau sembako, dan konsumenya merupakan masyarakat kelas menengah ke bawah.

"Ini perlu diselesaikan, di satu sisi tidak boleh lagi peredaran minyak goreng curah itu baik untuk kemananan konsumen. Tapi harus diselesaikan hulu dan hilir, di mana Indonesia produaen CPO terbesar, harus bisa diserap untuk industri dalam negeri," ujar Intan.

Diketahui, pemerintah melarang peredaran minyak goreng curah ke pasar per tanggal 1 Januari 2022.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved