Rantai Pasok dan Logistik Terjaga Jadi Momentum Bangkitnya Ekonomi Bali

Bali bisa menjadi hub logistik nasional karena peran Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

Tribun Bali/Rizal Fanany
Suasana Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai msih terlihat lengang saat resmi dibuka kembali untuk melayani penerbangan internasional, di Badung, Bali, Kamis (14/10/2021). Tribun Bali/Rizal Fanany 

Laporan Wartawan Tribunews, Malvyandie Haryadi
 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bali memiliki potensi bisnis logistik sangat besar dengan keunggulan yang dimilikinya untuk memenuhi kebutuhan domestik dan luar negeri ditandai dengan pertumbuhan suplai dan demand yang pesat dalam 10 tahun terakhir.

Meski demikian masih ada beberapa tantangan dan peluang yang harus dilihat oleh penyedia jasa Logistik di Bali dan NTB.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Akbar Djohan menilai, Bali bisa menjadi hub logistik nasional karena peran Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang dinobatkan sebagai bandara terbaik di Indonesia, sembari menunggu rampungnya Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa untuk menunjang logistik lewat laut.

"Pelaku usaha logistik harus memanfaatkan peluang dengan melakukan inovasi, kolaborasi dan peningkatan sumber daya manusia serta adaptif," ujar Akbar.

Baca juga: Pos Indonesia Garap Bisnis Logistik dan Fintech dalam Satu Aplikasi

"Hal ini bisa dilihat pembangunan Pelabuhan Benoa perlu diberi perhatian khusus, sehingga kedepannya Bali tidak hanya bertumpuh distribusi logistik lewat udara tapi lewat laut dapat dikembangkan ke depannya," kata Akbar dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021).

Baca juga: Mendag Ajak Badan Logistik dan Rantai Pasok Kadin Sinergi Kuasai Pasar Dalam Negeri

Akbar yang juga Kepala Badan Logistik & Rantai Pasok Kadin Indonesia menambahkan, pandemi Covid-19 menyebabkan Bali sangat berdampak karena ekonominya bertumpu pada sektor parawisata dan ekonomi kreatif.

Hal ini harus menjadi perhatian para pelaku industri logistik untuk memacu lagi potensi pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya UMKM dengan dukungan logistik yang memadai.

"Pengiriman logistik yang berjalan dengan lancar dapat menciptakan kestabilan ekonomi dan hal itu mampu membangkitkan ekonomi secara keloktif di Bali baik untuk UMKM ataupun pelaku usaha yang besar, sehingga ALFI Bali harus terus beradaptasi, bertransformasi dan kolaborasi dengan pihak terkait untuk membangkitkan kembali ekonomi bali," ujar Akbar. 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved