Breaking News:

Berkonsep NFT dan Blokchain Level Atas, Bonuz Targetkan Rilis 50 Token Unik Tahun Ini

NFT menawarkan imbalan besar bagi para seniman, musisi, kreator dan influencer dari investor yang bersedia untuk membayar aset NFT mereka.

Penulis: Hendra Gunawan
Editor: Choirul Arifin
IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Baru-baru ini seorang investor non-fungitable token (NFT) asal Indonesia mencuat dengan foto-fotonya. Konsep selfie yang diusung Ghozali Everyday berhasil membuat karyanya tersebut menjadi ikonik di NFT.

Ghozali menjual foto selfienya mencapai harga puluhan juta di salah satu marketplace NFT terbesar. NFT menjadi platform baru untuk media koleksi digital. NFT bisa menjadi sarana untuk mendukung para seniman seperti artis, musisi dan atlet.

NFT menawarkan imbalan besar bagi para seniman, musisi, kreator dan influencer dari investor yang bersedia untuk membayar aset NFT mereka.

Sementara itu, startup blockchain inovatif yang menjembatani fans/brand dengan artis, Bonuz juga mulai menghentak dengan jumlah pengikut total talenta di platform ini mencapai atas 100 juta pengikut

Bonuz yang didirikan Matthias Mende merupakan token baru yang disajikan oleh Bonuz sebagai salah satu konsep revolusioner di dunia keuangan digital.

Baca juga: Kanye West Tak Latah Ikuti Tren NFT, Fokus Berkarya di Dunia Nyata

Konsep baru dalam dunia digital cryptocurrency yang memiliki inovasi serta fungsi yang beragam membuat Token Bonuz menjadi salah satu token yang diminati investor crypto.

“Bonuz dihadirkan sebagai sebuah ekosistem bagi para selebritas, kreator, perusahaan dan seluruh pengguna sebagai sarana interaksi di platform digital finance,” ujar Mende.

Baca juga: Umumkan Pensiun, Tom Brady Fokus pada Keluarga dan Startup NFT Autograph

Ekosistem ini didukung Solana Blockchain berkecepatan tinggi dan juga Token Bonuz disajikan di Binance Smart Chain. Hal ini membuat startup yang didirikan oleh Mende menggunakan token dan blockchain canggih di industri selebriti dan korporat/perusahaan.

Mende yang juga menjabat sebagai Penasihat CEO Semi Governmental Dubai Blockchain Center sangat yakin bahwa platform yang ia dirikan mampu menjadi otoritas utama untuk interaksi antara selebriti atau perusahaan dengan pengguna atau penggemar.

Baca juga: Pecahkan Rekor Cristiano Ronaldo, NFT Erling Haaland Terjual Lebih dari 600 Ribu Dolar AS

“Bahwa seorang penggemar atau pengguna yang menggunakan Bonuz Token dapat mengakses konten-konten terbatas dari para artisnya ataupun perusahaan,” kata Mende.

Sistem kerja ini seperi, Konten yang tidak dapat dilihat di tempat lain dan selama penggemar memegang token, dia akan terus menerima lebih banyak konten. Konten ini kemudian dapat diperdagangkan atau dipamerkan oleh penggemar.

Keistimewaan lainnya adalah selebriti dapat mengabaikan penggemarnya yang mana yang paling memberikan nilai tambah kepadanya, misalnya dengan membagikan tautan video atau lagu youtubenya di halaman media sosial lain untuk meningkatkan popularitasnya.

Berdasarkan ini para penggemar bisa mendapatkan imbalan langsung dari merek atau selebriti atas usaha mereka. Juga pemegang token teratas akan mendapatkan hadiah khusus seperti bertemu dan menyapa atau pesan ulang tahun yang dipersonalisasi.

Perusahaan yang berbasis di Dubai tersebut mengharapkan Selebritas dan juga Perusahaan serta para Pengguna layanan tersebut dapat berinteraksi dengan mudah dan nyaman sehingga menciptakan sebuah ekosistem digital yang terpercaya.

“Bonuz Inc menargetkan pada tahun pertama akan meluncurkan 50 Token unik dengan berbagai fungsi yang beragam dan membuat avatar digital Selebriti di platform Metaverse. Bagi mereka yang tertarik dengan startup revolusioner ini, dapat mengunjungi website official di bonuz.market,” tutup Mende.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved