Sabtu, 9 Mei 2026

Pemindahan Ibu Kota Negara

IKN Mulai Dibangun Semester II/2022, Tiga Kriteria Ini Akan Diperhatikan

Pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) beserta infrastruktur dasar di Ibu Kota Negara (IKN) akan dilakukan pada semester II 2022.

Tayang:
istimewa
Pradesain Istana Negara berlambang burung Garuda di Ibu Kota Negara (IKN) karya seniman I Nyoman Nuarta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) beserta infrastruktur dasar di Ibu Kota Negara (IKN) akan dilakukan pada semester II 2022.

Kasatgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR Imam S Ernawi berujar, IKN yang terletak di kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur harus segera mulai dibangun.

Sebab, mengejar target pemindahan secara bertahap pada 2024 mendatang. Imam menambahkan, urban design yuntuk KIPP telah selesai pada akhir 2021.

Baca juga: Bangun IKN, APBN Hanya Untuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan dan Infrastruktur Dasar

Menurutnya, setelah mendapat kejelasan soal anggaran, pemerintah akan memulai pekerjaan dengan skema-skema pengadaan barang dan jasa sesuai perundang-undangan.

"Kalau kita melihat peraturan yang ada lelang secara reguler akan memakan waktu 50-60 hari. Itu setelah kepastian alokasi itu ada di sektor mana. Dengan dasar itu kita bisa melakukan lelang," kata Imam saat diskusi virtual, Rabu (2/2/2022).

Namun, ucap Imam, ada tiga kriteria yang harus dipenuhi. Pertama, terkait ketersediaan alokasi anggaran.

Baca juga: Pembangunan IKN Nusantara Masih Terhambat Anggaran

"Kemudian ada juga kemungkinan terkait lahan, kesiapan. Ini lebih mudah karena hutan produksi," ujar Imam.

Ketiga, skema pengadaan barang dan jasa dengan estimasi waktu 60 hari.

"Kapan mulai tergantung kesiapan itu. Kami menyarankan kalau bisa awal semester II itu sudah betul-betul di lapangan," tutur Imam.

Baca juga: Ahok Calon Kuat Kepala Otorita IKN, PKS: Silakan Saja Kalau Masih Wacana tapi Pesan Kami Ada Dua

Dari segi lahan, lanjut Imam, sudah ada pembebasan. Bagian awal ada di hutan produksi.

"Pemerintah lebih mudah untuk bangun. Nah dengan dasar itu sampai sekarang kita menyiapkan basic design untuk selesai 2024," imbuh Imam.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved